Romo Manggo Apresiasi Peran Polisi dalam Keamanan Misa Natal di Rilis Akhir Tahun Polda Lampung

KRAKATAU.ID, LAMPUNG SELATAN -– Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Tanjungkarang, RD Adrianus Satu Manggo, hadir sebagai tamu dalam acara Rilis Akhir Tahun 2024 yang digelar oleh Polda Lampung, di Aula GSG Presisi Polda Lampung, Jalan Terusan Ryacudu No. 1, Lampung Selatan, Senin (30/12).

Dalam kesempatan ini, Romo Manggo mewakili Keuskupan Tanjungkarang dan diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan sebagai tokoh agama di hadapan Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, usai Kapolda menyampaikan laporan hasil rilis tahunan.

Dalam pidatonya, Romo Manggo menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Babinsa dan Babinkamtipmas selama Misa Natal di wilayah Tias Bangun, yang tidak hanya bertugas mengamankan, tetapi juga turut bersilahturahmi dengan umat Katolik.

Ia bercerita tentang pengalamannya di Stasi Tias Bangun, Paroki Kalirejo, Lampung Tengah, di mana meskipun acara baru selesai di atas pukul 10 malam, aparat kepolisian tetap berada di lokasi hingga tengah malam, menunjukkan dedikasi mereka untuk memastikan kenyamanan umat. “Mereka (polisi) bahkan sempat ngobrol dengan kami setelah acara selesai. Terima kasih atas perhatian dan pengabdiannya,” ujar Romo Manggo.

Selain itu, Romo Manggo juga menyoroti pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan lembaga agama dalam menjaga kedamaian dan ketertiban di masyarakat. Ia menekankan bahwa baik polisi maupun pastur memiliki tanggung jawab yang besar sebagai bagian dari institusi masing-masing.

“Polisi tidak bisa bekerja secara pribadi, begitu pula kami sebagai pastor. Semua tindakan kita terkait dengan institusi. Ketika ada yang melakukan kesalahan, institusi tersebut yang akan bertanggung jawab,” jelasnya.

Lebih lanjut, Romo Manggo menyampaikan pentingnya sosialisasi tentang hal-hal baik yang dilakukan oleh kepolisian, yang terkadang kurang mendapat perhatian publik.

Ia mengapresiasi imbauan Kapolda Lampung untuk lebih menggali dan mengedepankan hal-hal positif dalam institusi kepolisian, agar masyarakat bisa lebih melihat kontribusi baik yang diberikan oleh aparat keamanan.

Dalam kesempatan itu, Romo Manggo juga menyampaikan keprihatinannya mengenai maraknya judi online yang kini semakin mengkhawatirkan, termasuk di kalangan umat Katolik. Ia menuturkan bahwa meskipun banyak umat yang berusaha menjauhkan diri dari dosa, banyak dari mereka yang terjerat dalam perjudian online.

“Ini juga menjadi bahan renungan di gereja. Saya ingin menyampaikan pesan kepada umat agar tidak terjerumus dalam perjudian online, karena ini merusak nilai-nilai iman,” ungkap Romo Manggo.

Sebagai penutup, dengan cara yang ringan dan menghibur, Romo Manggo mengajukan sebuah pertanyaan humoris yang membuat para hadirin tertawa.

“Siapa yang paling bahagia di dunia ini? Jawabannya adalah Adam dan Hawa. Kenapa? Karena mereka tidak punya mertua,” ujarnya yang disambut dengan gelak tawa dari para tamu undangan yang hadir.

Kehadiran Vikjen Keuskupan Tanjungkarang dalam acara ini menunjukkan kedekatan antara gereja dan aparat kepolisian, serta komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.***

News Feed