Basarnas Lampung Tutup Operasi Pencarian Dua Warga Lemong yang Hanyut di Sungai Way Halami

KRAKATAU.ID, PESISIR BARAT — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung resmi menutup operasi pencarian terhadap dua warga Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, yang dilaporkan hanyut di Sungai Way Halami. Kedua korban, Nando (29) dan Sukirman (50), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (2/2/2026).

Peristiwa tersebut bermula saat empat warga Pekon Lemong tengah memancing di Sungai Way Halami pada Jumat (30/1/2026) siang. Secara tiba-tiba, debit air sungai meningkat drastis akibat banjir mendadak. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya terseret arus deras sungai.

Informasi kejadian baru diterima pihak keluarga korban pada malam hari dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Pesisir Utara. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Kantor SAR Lampung pada Sabtu (31/1/2026), sehingga operasi pencarian dan pertolongan dalam kategori Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) segera dilaksanakan.

Sejak hari pertama, tim SAR gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian dan melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir aliran Sungai Way Halami hingga ke arah muara. Pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) serta didukung penggunaan perahu karet, alat pendeteksi bawah air, drone, dan peralatan komunikasi.

Komandan Tim Kantor SAR Lampung di lokasi pencarian, Rakhmat Afriza, menyampaikan bahwa seluruh upaya telah dilakukan secara maksimal sesuai dengan prosedur operasi SAR.

“Kami melakukan penyisiran darat dan air secara berlapis, termasuk memanfaatkan peralatan teknologi pencarian. Tantangan utama di lapangan adalah kondisi cuaca yang berubah cepat serta kuatnya arus sungai,” ujar Rakhmat.

Pada hari kedua pencarian, cuaca mendung tebal dan kondisi alam yang kurang bersahabat sempat menghambat proses penyisiran sehingga kegiatan pencarian dihentikan sementara demi keselamatan personel. Pencarian kembali dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan dengan memperluas area pencarian hingga beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian.

Memasuki hari ketiga, tim SAR gabungan menerima informasi penemuan dua jenazah di sekitar Pantai Walur. Setelah dilakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan serta pihak keluarga, kedua jenazah dipastikan merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Way Halami.

Dengan ditemukannya seluruh korban, Basarnas Lampung secara resmi mengusulkan penghentian operasi SAR dan mengembalikan seluruh unsur yang terlibat ke kesatuannya masing-masing. Basarnas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *