KRAKATAU.ID, BANDARLAMPUNG — Sabtu, 22 Maret 2025, sore itu, Tugu Adipura, Bandarlampung, menjadi saksi kebersamaan umat beragama dalam kegiatan “Pembagian Takjil Lintas Agama” yang digagas oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandarlampung.
Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 16.00 WIB dan melibatkan berbagai kelompok agama yang turut berperan dalam menyebarkan kasih kepada mereka yang membutuhkan, terutama selama bulan puasa.
Romo Roy, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang, turut hadir dalam acara ini. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya kebersamaan, persatuan, dan persaudaraan antar umat beragama.
Menurut Romo Roy, kegiatan berbagi kasih ini adalah panggilan bagi setiap orang tanpa memandang agama.
“Mari kita terus berbagi kasih kepada siapapun, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan. Semoga kegiatan ini dapat menciptakan toleransi, persaudaraan kemanusiaan, dan kebersamaan yang tanpa membeda-bedakan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Agustinus Warso, anggota FKUB Kota Bandarlampung, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan dan kedamaian di tengah umat beragama.
“Momen puasa ini, baik umat Islam maupun umat Katolik yang sedang mempersiapkan diri menyambut Paskah, adalah waktu yang tepat untuk merajut kebersamaan, toleransi, dan kedamaian,” kata Agustinus.
Agustinus menambahkan, bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi keagamaan seperti Hindu, Budha, Kristen Protestan, dan Islam, dengan total lebih dari 3.500 takjil yang dibagikan kepada masyarakat.

Falentinus Andi, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Lampung, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan lintas agama ini.
“Ini menunjukkan bahwa kita satu tujuan, yaitu kerukunan. Dengan bersama-sama, kita menunjukan bahwa Lampung adalah daerah yang kondusif tanpa ada unsur perpecahan,” jelasnya.
Salah satu penerima takjil, Nengsih, warga Palapa, Bandarlampung, mengungkapkan rasa senangnya.
“Sangat senang menerima takjil ini, terutama untuk warga yang tidak mampu, anak-anak jalanan, dan lainnya. Harapannya semoga kegiatan ini bisa lebih sering diadakan, tidak hanya setahun sekali,” ujarnya.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, sejumlah stasi dan komunitas Katolik dari Keuskupan Tanjungkarang turut berpartisipasi dalam pembagian takjil. Beberapa di antaranya adalah Stasi Kedaton, Stasi Tanjung Karang, Stasi Teluk Betung, Stasi Panjang, dan Stasi Way Kandis. Selain itu, Komunitas Suster CB, Suster Fransiskan, Suter Alma, Suster HK. Kemudian Wanita Katolik RI DPD Lampung, Vox Point, dan PMKRI Cabang Bandar Lampung, Pemuda Katolik Komda Lampung. Terlibat juga Komunitas Devosional KKKI, Komunitas Devosional KTM dan Komunitas Devosional Legio Maria.
Total takjil berupa nasi bungkus yang dibagikan dari Keuskupan Tanjungkarang dalam kegiatan ini adalah 1.535 bungkus. Dengan lebih dari 3.500 takjil yang dibagikan, kegiatan ini berhasil mempererat kerukunan dan saling berbagi di tengah masyarakat yang beragam. Semoga semangat toleransi dan kebersamaan ini terus terjaga di masa yang akan datang. Berkah dalem.***






