KRAKATAU.ID, LAMPUNG TIMUR – Kantor SAR Lampung menerima laporan terkait satu orang yang diduga terjatuh dan tenggelam di saluran irigasi Desa Banar Joyo, Kecamatan Batang Hari, Kabupaten Lampung Timur, pada Minggu (10/08/2025).
Korban, yang diketahui bernama Bagas Ardiansyah Poniman (23), warga Desa 11D, Kelurahan Sumber Waringin, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, diduga terjatuh ke saluran irigasi saat dalam perjalanan pulang. Kejadian bermula sekitar pukul 03.00 WIB saat korban berkendara sendirian menggunakan sepeda motor setelah berkumpul bersama teman-temannya. Dugaan sementara, korban kehilangan kendali saat melintas di jalur pinggir saluran irigasi yang cukup sempit, hingga terperosok ke dalam air yang dalam dan berarus deras.
Sekitar pukul 06.00 WIB, warga yang melintas menemukan sepeda motor tergeletak di dalam irigasi tanpa pengendara. Setelah melakukan pengecekan, diketahui bahwa kendaraan tersebut milik korban. Warga dan keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa, yang kemudian meneruskan informasi ke BPBD Lampung Timur pada pukul 14.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah, S.Sos., mengerahkan tim SAR menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 15.30 WIB dan segera melakukan koordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan pencarian. Meskipun upaya penyisiran dilakukan, hingga pukul 18.00 WIB, pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil. Operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan pada Senin (11/08) pukul 06.00 WIB.
Unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian ini meliputi Kantor SAR Lampung, Koramil Batang Hari, Polsek Batang Hari, BPBD Kabupaten Lampung Timur, serta masyarakat setempat.
Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, menyampaikan bahwa hasil pencarian pada hari pertama belum sesuai harapan. “Hasil pencarian terhadap satu orang yang diduga tenggelam di saluran irigasi Desa Banar Joyo, Lampung Timur, hari ini masih nihil. Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar korban segera ditemukan,” ujar Deden.***






