KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG – Kesadaran akan pentingnya keselamatan penggunaan gas bumi mulai diperkuat Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui serangkaian sosialisasi kepada masyarakat. Bertempat di Kantor Kelurahan Perumnas Way Halim, PGN menyasar langsung warga untuk mengedukasi cara aman penggunaan gas bumi di rumah tangga.
Area Head PGN Lampung, Ahmad Abrar, menjelaskan bahwa inisiatif ini menjadi bagian penting dari peran perusahaan dalam menjaga keselamatan pelanggan, terutama mengingat risiko kebocoran gas dan potensi kecelakaan rumah tangga.
“PGN bertanggung jawab sampai meter gas, tetapi setelah itu kewajiban keamanan berada di tangan pelanggan. Maka edukasi ini sangat krusial,” ujarnya, Minggu (4/5/2025).
Dalam kegiatan tersebut, warga diajarkan langkah antisipatif seperti perawatan instalasi pipa dan cara mengidentifikasi potensi kebocoran. Abrar menegaskan pentingnya masyarakat melapor kepada PGN sebelum melakukan penggalian atau pengeboran sumur, mengingat pipa gas telah tertanam di sepanjang Perumnas Way Halim.
“Kami tekankan kepada warga untuk segera menghubungi nomor 135 jika ada kegiatan yang berisiko menyentuh jaringan pipa. Ini bagian dari mitigasi risiko,” kata Abrar.
PGN juga memberikan informasi mengenai berbagai kanal pembayaran tagihan yang kini lebih mudah diakses, serta memperkenalkan program diskon 60 persen dalam rangka HUT ke-60 PGN. Namun, Abrar menekankan, tujuan utama tetap pada edukasi keselamatan dan pemahaman penggunaan gas bumi secara tepat.
“Kami ada bazar tebus murah, jadi harga pake sembako isi gula, minyak goreng, dan susu kita jualnya Rp20,000 atau diskon 60%,” jelas Abrar.
Lurah Perumnas Way Halim, Siagawanto, menyambut baik langkah PGN yang dinilainya sangat responsif terhadap kondisi lapangan.
“Sosialisasi ini sangat penting. Warga jadi lebih tahu bagaimana menjaga keselamatan. Kami juga sempat mengalami kebocoran beberapa waktu lalu, dan PGN cepat tanggap,” jelasnya.
Warga pun merasa terbantu. Ismaryati, salah satu pelanggan, mengaku kini lebih paham mengenai potensi risiko dan cara menanganinya.
“Kami diajari apa yang harus dilakukan jika ada kebocoran. Ini membuat kami merasa lebih tenang,” katanya.
Saat ini, jaringan gas bumi dari PGN telah menjangkau delapan kecamatan di Bandar Lampung. PGN menargetkan perluasan layanan sekaligus memperkuat literasi keselamatan di seluruh wilayah jangkauan.
“Gas memang fleksibel dan hemat, tapi harus digunakan dengan benar dan aman,” tegas Abrar.***











