KRAKATAU.ID, TULANG BAWANG – Kegiatan patroli kota presisi yang dilakukan Satuan Samapta Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, mulai menunjukkan dampaknya terhadap rasa aman warga. Patroli yang digelar Sabtu pagi (3/5/2025) di sejumlah titik rawan di Kecamatan Menggala Timur dan Menggala disambut positif oleh masyarakat.
Di kawasan Wisata Cakat Menggala, salah satu lokasi yang menjadi titik patroli, para pedagang dan pengunjung mengaku merasa lebih tenang beraktivitas. “Biasanya kami waswas kalau ada orang-orang tak dikenal yang meminta uang atau mengganggu, tapi sejak ada patroli polisi, suasana jadi lebih nyaman,” ujar Siti Aminah, pedagang makanan ringan di kawasan wisata tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Operasi Pekat Krakatau 2025, yang menyasar premanisme dan pungutan liar. “Kami hadir untuk menciptakan rasa aman. Jangan sampai masyarakat terganggu oleh aksi preman atau pelaku tindak pidana lainnya,” jelas Iptu Agus Heri Thama Linto, Kasat Samapta Polres Tulang Bawang, mewakili Kapolres AKBP Yuliansyah.
Empat lokasi yang dipilih dalam patroli kali ini memang dikenal sebagai titik ramai dan rentan gangguan keamanan: Wisata Cakat Menggala, Bank Lampung Menggala, Terminal Menggala, dan Simpang Bawang Latak.
Menurut Agus, kegiatan patroli kota presisi akan terus diintensifkan selama Operasi Pekat Krakatau 2025 yang berlangsung selama 14 hari sejak 1 Mei hingga 14 Mei 2025. “Kami ingin warga merasakan kehadiran polisi di tengah mereka, bukan hanya saat ada masalah,” tambahnya.
Dengan adanya patroli yang menyasar titik-titik strategis ini, masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, bukan hanya saat operasi berlangsung.***






