KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG -– Reverendus Dominus (RD.) Philipus Suroyo, yang akrab disapa Romo Roy, pada Rabu (12/1/2025) merayakan Pesta Perak Imamatnya yang ke-25 tahun. Dalam momen yang penuh syukur ini, Romo Roy merenungkan panggilan imamatnya melalui mazmur yang mengungkapkan kedekatannya dengan Tuhan.
Dalam perayaan tersebut, Romo Roy membagikan refleksi dari Mazmur Daud yang sangat menginspirasi perjalanan imamatnya:
“Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan di lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku…” (Mazmur 23:1-6).
Tahun 2025 ini menandai 25 tahun perjalanan imamat Romo Roy, yang ditahbiskan pada 12 Januari 2000 di Gereja St. Gabriel Xaverius Way Halim, Bandarlampung, bersama lima imam lainnya.
Dalam refleksi hidupnya, Romo Roy menyampaikan bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kesediaannya untuk menyerahkan segalanya kepada Tuhan.
“Kebahagiaan sejati adalah kalau saya bisa menyerahkan dalam kondisi apapun kepada Tuhan melalui pengabdian dan pelayanan yang menguatkan, meneguhkan, juga menggembirakan bagi orang lain,” ungkapnya seperti dikutip dari Altumnews.com.
Saat ini, Romo Roy mengemban berbagai tugas penting, di antaranya sebagai Ketua Rumpun Kemasyarakatan Keuskupan Tanjungkarang, Ketua Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Tanjungkarang, serta Pastor Rekan di Paroki Santo Yohanes Rasul Kedaton, Bandar Lampung. Ia juga aktif berperan dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung.
Selamat merayakan Pesta Perak Imamat, Padre Roy. Semoga Tuhan Yesus selalu memberkati perjalanan pelayanan Anda. Berkah Dalem. ***





