Orang Muda Katolik (OMK) yang Berkembang dalam Hidup Menggereja dan Bermasyarakat
KRAKATAU.ID, PRINGSEWU — Bertepatan dengan Minggu Paskah VII dan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-58, Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang melaksanakan safari OMK di wilayah Sukoharjo, Pringsewu, Gisting, Kalirejo, (Sukaprigiskali) pada Minggu, 12 Mei 2024 di Goa Maria Padang Bulan, Pingsewu. Dalam safari OMK ini dilaksanakan Doa Rosario bersama seluruh OMK Sukaprigiskali dan juga beberapa wilayah serta diikuti oleh seluruh umat yang hadir untuk berziarah dan mengikuti Perayaan Ekaristi.
Doa Rosario yang dipandu oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang dan juga bersama dengan perwakilan OMK Sukaprigiskali berjalan dengan sangat lancar.
Usai Doa Rosario acara dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Yohanes Agus Susanto, selaku Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang bersama dengan konselebran RD. Fransiskus Agustinus Triono, RD. Lukas Raditya Christanto, dan RP. Eko Yuniarto, SCJ.
Dalam homilinya Romo Santo — begitu sapaan akrab Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang — menyampaikan bahwa untuk menjaga kesatuan kita dengan Allah, dengan sesama itu perlu yang namanya komunikasi.
“Kalau menurut orang jawa komunikasi itu “teko, muni, kasih”. Bapa Suci mengajak kita semua untuk menjadi pribadi-pribadi yang memiliki komunikasi yang sungguh manusiawi.”
“Komunikasi dengan Tuhan harus ditunjukkan nyata dengan sesama. Kita semua diajak untuk berhati-hati dalam bertindak, karena kita tidak bisa membendung perkembangan alat komunikasi, media sosial yang semakin maju. Banyak peluang yang bisa kita gunakan dengan perkembangan teknologi, tetapi disatu sisi ada bahaya yang secara tidak langsung akan mengganggu perkembangan manusia untuk menjadi manusiawi.”

Sebelum Perayaan Ekaristi ditutup dengan berkat, seluruh Romo menyampaikan pesan singkat untuk seluruh OMK yang hadir di Goa Maria Padang Bulan.
Diawali oleh Romo Eko yang menyampaikan bahwa seluruh OMK yang saat ini berkumpul, jangan pernah menganggap bahwa hanya dikumpulkan melalui doa Rosario dan Perayaan Ekaristi, karena doa Rosario adalah wujud devosi kita dan Perayaan Ekaristi adalah sumber dan hidup puncak beriman. Romo Eko berpesan untuk OMK “Lakukan saja kebaikan, sampai keburukan itu lelah mencobaimu”.
Selanjutnya, Romo Radit menyampaikan satu kata “GAS” yang diartikan bahwa sebagai OMK harus melakukan hal-hal yang positif. Gas, lakukan, jalani hal-hal baik dan bermanfaat yang bisa dilakukan oleh OMK. Jangan pernah menyerah, sebesar apapun tantangannya tetap harus berjalan dan melangkah kedepan.
Dan yang terakhir adalah pesan dari Romo Agus Tri selaku pastor paroki St. Yusuf Pringsewu. Beliau mengatakan bahwa mari kita membuka wacana baru dengan cakrawala yang baru dan cara pandang yang baru. Biasakanlah yang benar dan jangan membenarkan yang sudah biasa.

Pesan-pesan yang disampaikan oleh para Romo terhadap OMK sangatlah luar biasa. Sejatinya, para Romo pun sangat mendukung dan ingin OMK semakin maju serta berkembang dalam hidup menggereja dan bermasyarakat.
Kegiatan tidak hanya berhenti sampai di Perayaan Ekaristi. Setelah Perayaan Ekaristi selesai, Komisi Kepemudaan dan seluruh ketua dan pembina OMK Sukaprigiskali berkumpul bersama di balai Stasi Gereja Padang Bulan untuk berdiskusi bersama menyampaikan keluh kesah dan harapan-harapan sebagai OMK di wilayah tersebut.

Kegiatan sharing berjalan dengan sangat terbuka. Seluruh ketua dan pembina OMK menyampaikan segala sesuatu yang terjadi di parokinya masing-masing. Setiap paroki pasti memiliki masalah masing-masing, tetapi semua bisa terlewati dengan adanya diskusi dan pendampingan dari pihak-pihak yang perduli dengan OMK.
OMK adalah masa kini dan masa depan Gereja, maka jangan pernah untuk mematahkan semangat OMK dalam setiap tugas pelayanan baik itu di masyarakat dan khususnya di lingkup Gereja.
OMK yang harus mendapatkan peran dan kepercayaan dalam setiap proses kehidupan menggereja. Jangan pernah menganggap remeh OMK, karena jika OMK diberi kepercayaan, pastilah OMK akan melaksanakan tugas pelayanannya dengan maksimal dan luar biasa.***
Kontributor : Anastasia Peni





