Burung Rangkong Jadi Daya Tarik Unik di Pantai Mutun, Pesawaran

KRAKATAU.ID, PESAWARAN -— Hamparan pasir putih dan air laut yang jernih kini bukan satu-satunya magnet wisata di kawasan Pantai Mutun. Di Pantai Putra Mutun, Desa Sukajaya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, ada penghuni baru yang mencuri perhatian: burung Rangkong.

Burung-burung eksotis dengan paruh besar mencolok ini bukan burung liar sembarangan. Mereka adalah peliharaan dari Lampung Marriott Resort and Spa, dan kini telah menjadi atraksi tak terduga sekaligus menyenangkan bagi para wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut.

“Ada burung rangkong, sekitar 20-an ekor. Burung-burung ini dipelihara oleh hotel Marriott,” ujar Wilyander, salah satu pemuda desa yang sehari-hari membantu mengatur parkir di sekitar Pantai Putra Mutun.

Menurut Wilyander, burung-burung ini telah hadir di kawasan pantai selama sekitar satu setengah tahun. Meski awalnya hanya berada di area hotel, kini mereka kerap terlihat beterbangan bebas dan hinggap di pepohonan sekitar pantai.

“Mereka ke sini terus karena dikasih makan sama wisatawan yang berkunjung. Wisatawan malah seneng dengan burung-burung ini. Biasanya pada selfie-selfie, kasih makan,” tambahnya.

Keberadaan burung rangkong ini ternyata membawa dampak positif bagi warga lokal. Selain menambah daya tarik wisata, interaksi antara wisatawan dan burung-burung ini justru memperpanjang waktu kunjungan di pantai dan memperbesar peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kalau pemuda dan masyarakat di Kampung Mutun tidak terganggu, malah menguntungkan adanya burung rangkong ini,” ungkap Wilyander.

Bagi para pengunjung, pengalaman bertemu langsung dengan burung rangkong terasa sangat istimewa. Elis, salah satu wisatawan asal Teluk Betung, Bandarlampung yang rutin berenang di Pantai Mutun, mengaku sudah terbiasa memberi makan burung-burung tersebut.

“Tadi saya kasih makan singkong, ada juga jagung. Awalnya saya juga kaget kok banyak burung ini ya, di pohon-pohon, mirip burung pelatuk. Tapi ternyata jinak banget, enggak takut sama manusia,” tutur Elis.

Yang menarik, interaksi yang terjadi sangat alami. Tidak ada kandang, tidak ada pagar pembatas. Burung-burung ini datang dan pergi dengan bebas, namun tetap memilih untuk kembali — mungkin karena kenyamanan dan kehangatan dari para pengunjung.

“Kita betah, kita bawa makanan hanya untuk memberi makan burung-burung ini. Cakep banget burung-burungnya, banyak, kadang sampai hinggap di mobil,” tambah Elis.

Jika Anda sedang merencanakan liburan ke Lampung, jangan lupa mampir ke Pantai Mutun. Siapa tahu, Anda bisa berswafoto dengan burung rangkong yang ramah dan mencuri perhatian!***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *