Jalur Pendakian Gunung Seminung dan Pesagi Ditutup Sementara hingga 2 Januari 2025

KRAKATAU.ID, LIWA — Mengingat cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Lampung Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat mengeluarkan rekomendasi penutupan sementara jalur pendakian Gunung Seminung dan Gunung Pesagi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Barat, Padang Priyo Utomo, saat dikonfirmasi Krakatau.id, menjelaskan bahwa penutupan jalur pendakian ini bersifat sementara hingga 2 Januari 2025.

“Iya, mengingat cuaca ekstrem yang sedang melanda sebagian besar wilayah Lampung Barat, penutupan ini sifatnya sementara hingga tanggal 2 Januari 2025. Kami telah merekomendasikan kepada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata,” ujarnya, Rabu (25/12/2024).

Rekomendasi penutupan ini disampaikan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung. BMKG memperkirakan hujan lebat disertai petir serta angin kencang akan terjadi di wilayah Lampung Barat, dengan puncaknya pada minggu keempat bulan Desember 2024 hingga awal Januari 2025. Potensi cuaca ekstrem ini berisiko menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti pohon tumbang, sambaran petir, banjir, genangan air, dan tanah longsor yang berpeluang tinggi terjadi.

Sebagai upaya mitigasi risiko dan demi keselamatan pendaki, BPBD Kabupaten Lampung Barat merekomendasikan penutupan jalur pendakian Gunung Seminung dan Gunung Pesagi mulai tanggal 28 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Pihak BPBD mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pendaki untuk mematuhi instruksi ini demi keselamatan bersama.***