KRAKATAU.ID, LAMPUNG BARAT – Reny, seorang pendaki asal Bandar Lampung, menyampaikan peringatan tentang tiga jalur ekstrem yang perlu diperhatikan oleh para pendaki yang berniat mendaki Gunung Seminung, Lampung Barat, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mencoba kegiatan mendaki gunung.
Reny mengingatkan bahwa bagi para pemula, sebaiknya menunda niat untuk mendaki gunung ini karena tantangan yang cukup berat di beberapa tracknya.
Reny bersama sejumlah pendaki lainnya mengikuti acara ‘Nanjak Bareng’ yang diselenggarakan oleh Radio Suara Wajar 96,8 FM Bandar Lampung. Acara bertajuk “51 Tahun Radio Suara Wajar Goes To Seminung Mountain” ini berlangsung pada 1-2 November 2024 dan diikuti oleh 26 peserta yang antusias untuk menjelajahi keindahan Gunung Seminung.
Dalam wawancaranya dengan Krakatau.id di Bandar Lampung pada Selasa, 12 November 2024, Reny mengungkapkan bahwa selama pendakian, ada tiga jalur yang dinilai sangat ekstrem dan berisiko tinggi. Menurutnya, track-track tersebut memiliki kemiringan hampir 90 derajat dengan permukaan yang licin akibat batuan yang licin, sehingga sangat berbahaya bagi pendaki yang tidak berpengalaman.
“Nah, kalau yang kemarin itu, track perjalanan ekstrem itu, yang terjal itu, saya anggap ada tiga track yang benar-benar ekstrem. Ketinggiannya bisa dibilang hampir 90 derajat dan itu licin sekali karena batu-batu yang licin. Di track itu, kita harus saling tolong-menolong. Kalau mendaki sendirian, mungkin tidak cukup, memang dibutuhkan teman yang kuat dan kompak,” kata Reny.
Ia juga menambahkan pentingnya kerja sama antar pendaki, terutama dalam kelompok besar. Dalam pengalaman pendakian kemarin, Reny mengaku bahwa keberhasilan tim mendaki sangat bergantung pada kekompakan dan saling membantu.
Bagi pendaki pemula yang ingin mencoba menaklukkan Gunung Seminung, Reny menyarankan untuk mencari lebih banyak informasi dan mempertimbangkan kondisi fisik serta mental sebelum memutuskan untuk mendaki.***












