Basarnas Lampung Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Dente Teladas

KRAKATAU.ID, TULANG BAWANG — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung masih melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari perahu saat menjaring ikan di perairan Dente Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

Korban diketahui bernama Ari Yudi (30), warga Desa Kuala Teladas. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Lampung dari Pos TNI AL Kuala Teladas, korban berangkat melaut pada Kamis (29/1) sekitar pukul 05.00 WIB. Namun hingga Sabtu (31/1) pagi, korban belum kembali ke rumah. Pihak keluarga menduga korban terseret ombak saat sedang menjaring ikan.

Kepala Kantor SAR Lampung melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa laporan resmi terkait kejadian tersebut diterima pada Sabtu (31/1) pukul 10.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR Tulang Bawang langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 49 mil laut dari Pos SAR Tulang Bawang.

Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tulang Bawang, TNI AL, Polairud, KPLP, serta nelayan setempat segera melakukan koordinasi dan assessment awal. Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan perairan di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet, perahu nelayan, serta peralatan pendukung lainnya sesuai dengan perhitungan SAR Map Prediction.

Memasuki hari kedua dan ketiga operasi SAR, pencarian kembali dilanjutkan dengan pembagian Search and Rescue Unit (SRU). Namun, upaya pencarian beberapa kali harus dihentikan sementara akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung, seperti angin kencang, hujan, serta gelombang laut setinggi 1 hingga 2 meter.

“Pencarian kami lakukan secara maksimal sesuai rencana operasi. Namun keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama. Saat cuaca memburuk, pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali setelah kondisi memungkinkan,” ujar Danpos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, di lokasi operasi.

Hingga hari ketiga pelaksanaan operasi SAR, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR Gabungan memastikan pencarian akan terus dilanjutkan sesuai rencana operasi berikutnya dengan melibatkan seluruh unsur terkait dan potensi SAR yang ada di wilayah tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *