Pemerintah Pusat Ambil Alih Pembangunan Jembatan Way Bungur Lampung Timur

KRAKATAU.ID, LAMPUNG TIMUR — Pemerintah pusat resmi mengambil alih pembangunan jembatan penghubung Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Pembangunan jembatan tersebut akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai anggaran lebih dari Rp80 miliar.

Jembatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 100 meter ini diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat setempat. Selama bertahun-tahun, warga, termasuk pelajar, terpaksa menyeberangi sungai dengan risiko keselamatan tinggi akibat belum tersedianya jembatan yang layak.

Pengambilalihan proyek ini dilakukan setelah kondisi pelajar yang harus menyeberangi sungai demi menuju sekolah mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden menaruh atensi terhadap keselamatan anak-anak dan pentingnya akses infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Timur, Primadhiarta Ramadheni, mengatakan bahwa pemerintah pusat akan melanjutkan pembangunan jembatan yang sebelumnya sempat mangkrak. Proyek tersebut masuk dalam Program Jembatan Merah Putih yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta menjamin keselamatan masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini akan dilaksanakan pemerintah pusat. Saat ini masih dalam tahap pendataan dan perencanaan teknis secara menyeluruh,” ujar Primadhiarta.

Ia menambahkan, proses perencanaan dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan kebutuhan material, kondisi alam, serta konstruksi yang berkelanjutan agar jembatan dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang.

Sambil menunggu pembangunan jembatan utama, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bersama Pemerintah Provinsi Lampung berencana membangun jembatan gantung sementara. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas warga dan pelajar selama proses pembangunan berlangsung.

Diketahui, proyek pembangunan Jembatan Way Bungur telah mangkrak sejak tahun 2022. Dalam pelaksanaan proyek sebelumnya, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang menyebabkan terhentinya pembangunan jembatan tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *