KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG – Respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung berhasil mencegah meluasnya kebakaran di Wisma Santo Albertus, kawasan Rawa Laut, Kecamatan Enggal, Sabtu (27/5). Api yang membakar aula lantai dua gedung tersebut berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 10 menit setelah petugas tiba di lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 14.34 WIB. Lima unit armada dengan 30 personel langsung dikerahkan ke lokasi.
“Alhamdulillah kurang lebih 10 menit apinya berhasil kita kuasai. Penanganan lanjut dan proses penyidikan kami tuntaskan sekitar pukul 15.32 WIB,” ujar Anthoni saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Kebakaran diketahui terjadi di lantai dua Wisma Santo Albertus, tepatnya di aula pertemuan kecil. Saat insiden terjadi, tidak ada aktivitas atau penghuni di ruangan tersebut.
“Yang terbakar itu aula lantai dua. Di sana memang tidak ada orang saat kejadian, hanya perabotan seperti meja, kursi, papan tulis, dan instalasi listrik. Diduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, tapi untuk pastinya masih dalam penyelidikan,” jelas Anthoni.
Aula dan isi di dalamnya ludes terbakar. Selain itu, sembilan kamar di lantai dua juga terdampak, terutama pada bagian atap dan langit-langit yang ikut dilalap si jago merah. Beruntung, api tidak sempat merambat ke lantai satu yang memiliki studio yang baru saja rampung dibangun dan kamar-kamar lainnya.
Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengaku melihat api sudah membesar saat lewat di depn wisma. “Saya sampai di sini sekitar setengah tiga, niatnya mau cari gorengan, eh liht apinya sudah besar,” ucapnya.
Anthoni menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena saat kejadian tidak ada penghuni yang berada di lokasi,” tambahnya.
Untuk kerugian material, pihak Damkar masih akan melakukan koordinasi dengan pihak pamong setempat serta pengelola Wisma. Diketahui, Wisma Santo Albertus merupakan milik Keuskupan Tanjungkarang yang dikelola oleh Kongregasi Suster-suster Belas Kasih dari Hati Yesus yang Mahakudus.***







