KRAKATAU.ID, JAKARTA — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah resmi menggelar Siaga Khusus Lebaran 2025 guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam apel kesiapsiagaan yang diselenggarakan di Basarnas Command Center, pada Kamis (20/3).
Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan pentingnya kesiapan Basarnas dalam menghadapi potensi kecelakaan dan bencana yang mungkin terjadi sepanjang periode mudik. Dengan strategi yang telah dipersiapkan secara matang, Basarnas mengutamakan respons cepat dan efektif untuk menjaga keselamatan masyarakat di berbagai titik rawan.
“Kami telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi selama arus mudik. Kami mengutamakan kesiapsiagaan personel, peralatan, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memberikan respons yang optimal,” ujar Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam sambutannya.
Untuk itu, Basarnas telah menempatkan lebih dari 472 posko di seluruh Indonesia, yang tersebar di jalur-jalur utama mudik, pelabuhan, bandara, serta titik wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung. Di posko-posko ini, Basarnas menyiagakan personel dan armada SAR seperti helikopter, kapal SAR, serta kendaraan darat yang dilengkapi dengan peralatan lengkap untuk mendukung evakuasi cepat jika dibutuhkan.
Selain itu, Basarnas juga meningkatkan koordinasi dengan berbagai kementerian dan instansi terkait, seperti Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, TNI, Polri, serta Kementerian Perhubungan. Sinergi antar lembaga ini diharapkan dapat mempercepat penanganan bila terjadi kejadian darurat.
Basarnas juga memanfaatkan teknologi untuk mempercepat informasi kepada masyarakat. Dengan sistem komunikasi dan pemantauan yang lebih baik, masyarakat bisa mendapatkan update arus mudik secara langsung dan melaporkan keadaan darurat dengan lebih mudah.
Sementara itu, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Basarnas mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan tidak ragu untuk menghubungi call center Basarnas 115 (gratis) jika membutuhkan pertolongan.***






