Kisah Hidup Thomas Hartono Byiantoro: Dari Penjual hingga Pendiri Deoni Stationery

KRAKATAU.ID, BANDARLAMPUNG — Thomas Hartono Byiantoro, lahir di Yogyakarta pada 19 Juli 1955, adalah sosok yang tak hanya dikenal sebagai pengusaha sukses, tetapi juga sebagai pribadi yang hangat dan ramah.

Hartono lahir dari pasangan Elisabeth Kristyowati dan Arif Byiantoro, yang menjalankan usaha dagang buku dan kios bumbu dapur. Sebagai anak keempat dari delapan bersaudara, Hartono memiliki ikatan yang kuat dengan keluarganya, meskipun dua adiknya telah mendahuluinya.

Menempuh pendidikan di St. Yusuf untuk SD dan SMP serta menyelesaikan SMA di Budya Wacana Yogyakarta, Hartono kemudian merantau ke berbagai kota di Indonesia, termasuk Palembang, Jakarta, Surabaya, dan Bandar Lampung, yang menjadi tempat tinggal permanennya.

Pada awal kariernya, Hartono bekerja sebagai salesman sebelum memutuskan untuk berwirasusaha. Beragam barang mulai dari sepeda, elektronik, makanan, hingga alat tulis telah dipasarkan, mengantarkannya menuju kesuksesan sebagai pendiri Deoni Stationery, yang namanya diambil dari anak ketiganya.

Pada 5 Maret 1983, Hartono menikah dengan Syofiati, dan dari pernikahan ini lahir dua puteri dan dua putera, serta enam cucu.

Para sahabat mengenang Hartono sebagai wiraswasta yang ulet, kreatif, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Di luar urusan bisnis, beliau adalah pribadi yang suka bercanda dan sangat peduli terhadap teman dan keluarganya.

Aktif dalam kegiatan rohani dan gereja, Hartono juga memiliki hobi berolahraga tenis dan berkebun. Ia menghabiskan banyak waktu di kebunnya, menikmati keindahan tanaman. Selain itu, Hartono dikenal sebagai sosok yang gemar merokok dan memiliki ketertarikan dalam traveling serta kuliner.

Setelah berjuang melawan penyakit kanker ganas selama dua bulan, Hartono mengakhiri hidupnya dengan damai pada 10 Oktober 2024, di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kenangan dan kontribusinya akan selalu dikenang oleh keluarga, sahabat, dan komunitas yang pernah mengenalnya.***