KRAKATAU.ID, PESAWARAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menggelar Pelatihan Pengembangan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) di Pantai Mutun, Pesawaran, Selasa (01/10/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BPBD dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, serta mahasiswa Mapala Universitas Lampung dan Poltekes Negeri Tanjung Karang.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan personel TRC-PB dalam menghadapi berbagai jenis bencana, baik yang disebabkan oleh alam maupun non-alam. Dalam sambutannya, Rudi Sjawal Sugiarto, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Lampung, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mengubah paradigma penanggulangan bencana dari responsif menjadi kesiapsiagaan melalui langkah-langkah mitigasi. “Kita harus membangun upaya mitigasi kesiapsiagaan dengan cara peningkatan kapasitas diri,” tegasnya.
Narasumber dalam pelatihan ini termasuk Saman dari BPBD Provinsi Lampung yang menjelaskan Tugas Pokok dan Fungsi TRC-PB, serta Rubiyanto dari Basarnas Kelas A Lampung yang memberikan materi dan simulasi tentang teknik pertolongan dan evakuasi di permukaan air. Selain itu, Agus Purnomo, Analis Kebencanaan Ahli Muda dari BPBD Kabupaten Pringsewu, berperan sebagai ice breaker untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif.
Wahyu Hidayat, Analis Bencana pada BPBD Lampung, menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan anggota TRC-PB agar mampu melaksanakan tugas dengan maksimal, mandiri, dan berkoordinasi dengan pihak terkait. “Hasil pelaksanaan tugas ini diharapkan dapat menjadi rujukan Pemerintah dalam penetapan status tanggap darurat,” ungkapnya.***





