KRAKATAU.ID, BANDARLAMPUNG – Dalam rangka perayaan syukur menyongsong hari ulang tahun (HUT) ke-79 RI, Paguyuban Seni Karawitan Santa Maria Immaculata Way Kadis akan menyelenggarakan Misa Inkulturasi Jawa. Misa akan dilaksanakan di Gereja Katolik Santa Maria Immaculata Way Kandis, Paroki Santo Yohanes Rasul Kedaton pada Kamis (8/8/2024), pukul 18.00 WIB.
Sekretaris Paguyuban Seni Karawitan Santa Maria Immaculata Way Kadis, FX Dwi Harno mengatakan komunitasnya mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan Misa Inkulturasi Jawa.
“Untuk saat ini Misa Inkuisisi Jawadiserahkan dari team liturgi (Stasi Way Kandis) ke Paguyuban Seni Karawitan Santa Maria Immaculata Way Kadis. Kepengurusannya ketua bapak dalang Ignatius Agus Suwardaya, sekretaris saya sendiri dan bendahara bapak Chrisantus,” terang Dwi Harno saat dihubungi Krakatau.id, Kamis (1/8/2024).
Rencana kedepan jelas Dwi Harno Gereja Katolik Santa Maria Way Kandis menjadi pusat inkulturasi budaya Nusantara.
“Kita mulai dari Misa Inkulturasi Jawa dulu, rencana ke depan Misa Inkulturasi Budaya bukan hanya pada misa tematik aja. Ke depannya kalau bisa menjadi misa hari Minggu, mungkin dijadwal 2 bulan sekali,” jelasnya.
Selama ini Paguyuban Seni Karawitan Way Kandis lanjut Dwi Harno, sudah sering mengiringi misa tematik di Gereja Way Kandis.
“Dan untuk Misa Inkulturasi Jawa bukan hanya mengiri tetapi semua liturginya,” kata dia.
Diterangkan Dwi Harno, misa menggunakan bahasa Jawa rencana akan dmulai diselenggarakan pada bulan Oktober 2024.
“Gebyar Paguyuban Seni Karawitan Santa Maria Immaculata Way Kandi dengan mengundang Gereja-gereja Katolik yang punya group karawitan,” ucapnya.
Misa Inkulturasi Jawa kata Dwi Harni terbuka untuk umum. “Misa untuk umum. Targetnya umat Katolik Bandar lampung dan sekitarnya. Umat dimohon memakai pakaian adat Jawa dan batik,” pungkasnya.***












