Cabai Merah Tembus Rp52 Ribu, Pasar Jatimulyo Alami Lonjakan Harga

strong>KRAKATAU.ID, LAMPUNG SELATAN – Harga cabai di Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, mengalami kenaikan signifikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kenaikan ini terpantau terjadi sejak awal Desember dan dikeluhkan sejumlah pedagang.

Tomo (75), salah satu pemilik kios yang telah puluhan tahun berjualan sayuran di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa harga beberapa jenis cabai naik cukup tinggi per Senin (2/12/2025).

“Per hari ini harga cabai merah Rp52 ribu per kilo, cabai setan Rp65 ribu per kilo, cabai rawit (jengki) Rp30 ribu per kilo. Kenaikan harga ini udah ada, kan ini mau tahun baru. Kalau mau tahun baru dan Natal begini, terus yang di sana itu naikin terus. Kalau petani dibeli murah ya gak mau lah,” ujar Tomo saat ditemui Krakatau.id, Senin malam (2/12/2025).

Meski harga naik, Tomo memastikan pasokan cabai di kiosnya masih aman dan lancar. Ia menjelaskan bahwa suplai datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari petani lokal.

“Kalau suplai dari petani ke kios saya aman aja. Cabai di kios ya ngambil-ngambil di sini, kalau cabai besar ini dari Jawa, ada juga yang dari Medan, dari Gisting, enggak mesti. Namanya kalau harga cabai itu enggak tentu mas. Kadang naik, kadang turun,” kata Tomo.

Ia juga mencontohkan betapa cepatnya harga cabai berubah di pasaran.

“Sekarang kita beli Rp42 ribu, besok malam bisa Rp45 ribu gitu lho kalau lagi kosong. Itu permainan dia orang itu,” tambahnya.

Sebagai pedagang yang sudah memulai usaha sejak 1975, Tomo mengaku sudah sangat memahami pola fluktuasi harga komoditas sayuran, terutama menjelang hari besar keagamaan.

“Dari dulu, dari zaman bahola, saya sudah lama pemain sayuran ini dari tahun 1975, jadi udah tahu semua lah ya. Barang sayuran, barang apa aja menjelang Natal dan Tahun Baru pasti naik. Nanti setelah tahun baru baru turun,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *