KRAKATAU.ID, LAMPUNG BARAT — Ketua PMI Lampung Barat terpilih, Edi Novial, melakukan kunjungan resmi ke Markas PMI Provinsi Lampung, Senin, 8 September 2025 untuk menyerahkan laporan hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII dan menyampaikan dua isu strategis: penanganan banjir di Kecamatan Suoh serta urgensi pendirian Unit Donor Darah (UDD) di Lampung Barat.
Edi didampingi oleh tim formatur Sumadi dan Ketua Pelaksana Muskab VII, Vicky Andrias. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua PMI Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari, didampingi jajaran pengurus: Wakil Ketua Rudy Sjawal Sugiarto, Ketua Bidang Infokom Novan Ferdiansyah, Ketua Bidang Kerja Sama Ade Iskandar Bunari, Sekretaris Fitrianita Damhuri, serta Kepala Markas Mahrizal Sinaga.
Dalam pertemuan tersebut, Edi Novial memaparkan dampak banjir yang melanda Kecamatan Suoh. Berdasarkan hasil rapid assessment tim PMI setempat, tercatat sebanyak 95 kepala keluarga terdampak, dengan rincian: 6 rumah rusak berat (4 di antaranya hanyut terbawa arus), 3 rumah rusak sedang, dan 86 rumah mengalami kerusakan ringan.
“Tim PMI dan relawan SIBAT telah turun langsung ke lokasi, bersinergi dengan BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat dalam penanganan darurat. Namun, kebutuhan logistik, makanan siap saji, air bersih, serta dukungan psikososial masih sangat besar,” jelas Edi.
Ia berharap PMI Provinsi Lampung dapat memberikan dukungan lebih lanjut untuk mengoptimalkan penanganan darurat di lapangan.
Selain isu bencana, Edi Novial menyoroti kebutuhan mendesak akan pendirian Unit Donor Darah (UDD) di Lampung Barat.
“Selama ini, masyarakat Lampung Barat masih bergantung pada pasokan darah dari luar daerah. Ini seringkali menyebabkan keterlambatan yang bisa berakibat fatal, terutama bagi pasien darurat seperti ibu melahirkan atau korban kecelakaan. Pendirian UDD bukan lagi pilihan, tapi keharusan,” tegasnya.
Ia meminta dukungan dari PMI Provinsi dalam hal perizinan, pendampingan teknis, serta penyediaan sarana awal agar UDD dapat segera terealisasi.
Menanggapi permintaan tersebut, Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh.
“PMI harus hadir memberikan solusi konkret. Kami mendukung penuh pendirian UDD di Lampung Barat dan siap menyalurkan bantuan darurat untuk korban banjir di Suoh,” ujar Purnama.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor akan segera dilakukan agar logistik bantuan segera sampai ke masyarakat terdampak.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara PMI Kabupaten dan PMI Provinsi dalam menjalankan misi kemanusiaan.
“Ke depan, kami ingin PMI Lampung Barat menjadi lebih responsif, baik dalam penanganan bencana maupun dalam penyediaan darah yang aman dan tepat waktu. Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari PMI Provinsi dan pemerintah daerah,” tutup Edi Novial.
Dengan semangat kolaboratif, PMI Lampung Barat kini bersiap melangkah lebih aktif menjalankan program kerja baru pasca Muskab VII, demi menjawab tantangan kemanusiaan di wilayahnya.***






