KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG — Batalyon A Pelopor menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan mandiri melalui program budidaya ikan air tawar yang dilaksanakan di area Markas Komando (Mako). Inisiatif ini memanfaatkan kolam bundar sebagai media utama dalam pengembangan budidaya.
Program tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan sumber protein hewani bagi personel, sekaligus sebagai contoh konkret pemanfaatan lahan secara produktif di lingkungan satuan. Dengan metode kolam bundar, budidaya dinilai lebih efisien dalam penggunaan ruang dan air, serta memudahkan proses perawatan hingga panen.
Sejumlah jenis ikan air tawar dibudidayakan di kolam-kolam tersebut. Seluruh proses pemeliharaan dilakukan secara rutin oleh personel, mulai dari pemberian pakan, pengontrolan kualitas air, hingga pemantauan pertumbuhan ikan.
Selain memenuhi kebutuhan internal satuan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan pelatihan bagi anggota. Melalui program ini, personel didorong untuk memiliki keterampilan tambahan di bidang budidaya perikanan yang dapat mendukung kemandirian pangan, baik di lingkungan dinas maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Komandan Batalyon A Pelopor dalam keterangannya mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa budidaya ikan air tawar ini merupakan wujud nyata upaya satuan dalam membangun kemandirian.
“Inisiatif budidaya ikan air tawar ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mencapai ketahanan pangan mandiri. Selain memastikan asupan gizi bagi prajurit, program ini juga mengajarkan pentingnya memanfaatkan sumber daya yang ada demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Ke depan, program ketahanan pangan ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi unit lain di lingkungan Brimob Lampung untuk mengembangkan potensi serupa, sehingga tercipta ekosistem yang mendukung kemandirian dan kesejahteraan seluruh personel.***






