Batalyon A Pelopor Brimob Polda Lampung Gelar Latihan SAR Air di Unila

KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG — Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Lampung menggelar latihan simulasi Search and Rescue (SAR) air di Kolam Renang Universitas Lampung (Unila) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana alam maupun operasi kemanusiaan.

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor, AKP Budi Setiyarso, S.H., M.H. Kegiatan difokuskan pada penguatan keterampilan dasar penyelamatan korban di perairan, mulai dari teknik evakuasi cepat, penggunaan peralatan SAR air, hingga pemberian pertolongan pertama pada korban tenggelam.

Pemilihan lokasi latihan di Kolam Renang Unila dilakukan untuk memastikan setiap personel memahami dan menguasai standar operasional prosedur (SOP) dalam lingkungan yang terkontrol sebelum diterjunkan ke situasi nyata. Dengan metode ini, personel diharapkan mampu membangun ketepatan teknik sekaligus meningkatkan koordinasi tim dalam operasi penyelamatan.

AKP Budi Setiyarso menegaskan bahwa latihan SAR air merupakan agenda penting dan rutin dalam menjaga standar profesionalitas anggota Brimob.

“Kesiapan operasional harus terus diasah secara berkala. Selain penanganan kamtibmas, Brimob juga menjadi garda terdepan dalam operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam yang membutuhkan keahlian khusus, termasuk penyelamatan di air,” ujarnya.

Menurutnya, wilayah Lampung memiliki sejumlah daerah rawan banjir dan kawasan perairan yang berpotensi terjadi kecelakaan air, sehingga kemampuan SAR menjadi kompetensi yang wajib dimiliki setiap personel.

Melalui latihan intensif dan berkelanjutan ini, Batalyon A Pelopor menargetkan seluruh anggota tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang mumpuni serta respons cepat dalam situasi darurat.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari peran Brimob Polda Lampung untuk selalu hadir di garis depan dalam memberikan pertolongan optimal dan sigap kepada masyarakat yang terdampak bencana maupun keadaan darurat lainnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *