KRAKATAU.ID, PESAWARAN — Kurang lebih dua tahun sudah Pekon Kresnomulyo Barat diinisiasi oleh Rumah Zakat bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Pringsewu sebagai Desa/Pekon Tangguh Bencana (Destana). Program ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, tangguh, serta mampu beradaptasi dalam menghadapi bencana. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus pada upaya mengurangi dampak negatif bencana serta mempercepat proses pemulihan masyarakat pascabencana.
Program Destana ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, dan kemampuan masyarakat desa dalam mengenali potensi ancaman bencana, mengurangi kerentanan, serta mempersiapkan diri secara mandiri dan terorganisir.
Sebagai upaya memperkuat kolaborasi tim dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi Destana, Rumah Zakat menggelar kegiatan Pelatihan “Sense of Belonging” yang dilaksanakan di Wisata Banyu Langit, Pesawaran, pada Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 anggota Relawan Destana.
Koordinator Relawan Rumah Zakat Pringsewu, Agus Purnomo, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan menumbuhkan rasa kebersamaan dan identitas positif di antara para relawan.
“Tujuan dari Sense of Belonging adalah untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan identitas positif, di mana individu merasa terhubung dan dihargai dalam suatu kelompok atau lingkungan. Dengan begitu, akan muncul perilaku positif, loyalitas, serta kontribusi yang lebih besar bagi kelompok tersebut,” jelas Agus.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Angga Bagus Saputra, S.Psi, bersama dua mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Aisyah Pringsewu yang sedang melaksanakan magang di Kantor BPBD Kabupaten Pringsewu.
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti berbagai permainan interaktif seperti The Belonging Game dan kegiatan kelompok lainnya yang dirancang untuk membangun kepercayaan, kerja sama, serta mempererat hubungan antarrelawan.
Rasa memiliki (sense of belonging) menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia. Perasaan ini berperan penting dalam pembentukan identitas diri, serta menjadi pondasi yang mendorong seseorang untuk berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi positif dalam suatu kelompok atau komunitas.***






