KRAKATAU.ID, TANGGAMUS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi banjir dan banjir bandang yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada Sabtu, 6 September 2025.
BMKG mencatat curah hujan tinggi mencapai 67,2 mm pada pukul 09.20 WIB, yang dikategorikan sebagai intensitas hujan lebat hingga sangat lebat.
“BMKG Lampung memantau curah hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan meluas, sambaran petir, hingga angin kencang di wilayah Kabupaten Tanggamus,” tulis BMKG seperti dikutip Krakatau.id, dari situs resminya, lampung.bmkg.go.id.
BMKG menempatkan wilayah Tanggamus dalam status Waspada dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan dampak ikutannya.
Beberapa kecamatan yang disebutkan secara khusus berpotensi terdampak meliputi: Pematang Sawa, Semaka, Bandar Negeri Semuong, Wonosobo, Kota Agung Barat, Kota Agung, Bengkunat Belimbing, Bengkunat dan sekitarnya.
BMKG juga menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat di wilayah terdampak:
• Waspada potensi luapan sungai dan aliran air deras dari perbukitan.
• Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan deras disertai petir.
• Jaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat dan memperparah genangan.
• Siapkan jalur evakuasi dan perlengkapan darurat, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan.
• Ikuti arahan resmi dari BPBD dan pantau informasi terkini dari BMKG.
“Cuaca ekstrem dapat berkembang dengan cepat. Tetap waspada demi keselamatan diri dan keluarga,” imbau BMKG.***






