KRAKATAU.ID, LAMPUNG SELATAN — Suasana Jumat pagi (29/8) di Dusun V Jogja, Desa Sidoharjo, Kecamatan Waypanji, Lampung Selatan terasa berbeda. Puluhan warga, mulai dari pemuda hingga orang tua, bahu-membahu membersihkan siring dan saluran air yang ada di sekitar dusun. Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan bagian dari aksi mitigasi bencana yang digagas oleh Forum Pemuda Pemudi Dusun V Jogja (FPPJ).
Dengan cangkul, sekop, dan semangat gotong royong, warga membersihkan sampah dan lumpur yang menyumbat aliran air.
Ketua FPPJ, Hasran Hadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi datangnya musim hujan.
“Dengan harapan apabila turun hujan, air bisa mengalir dengan lancar sehingga tidak menyebabkan banjir,” ujar Hasran di sela-sela kegiatan.
Menurut Hasran, lebih dari sekadar menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga.
Dikatakannya kolaborasi lintas generasi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
“Jumat Bersih ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga tentang kebersamaan. Kita bisa saling sapa, saling bantu, dan saling jaga. Inilah kekuatan desa kita,” tambah Hasran.
Dikatakan Hasran menghadapi tantangan perubahan iklim dan cuaca ekstrem, langkah kecil seperti membersihkan saluran air bisa berdampak besar dalam mencegah bencana banjir.
“Melalui inisiatif FPPJ dan semangat gotong royong warga, Dusun V Jogja membuktikan bahwa mitigasi bencana bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga hasil dari kepedulian dan kekompakan masyarakat,” pungkasnya.***





