KRAKATAU.ID, LAMPUNG TENGAH -– Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui program UMK Academy 2025. Pelatihan ini diikuti oleh 40 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dari berbagai sektor usaha di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
UMK Academy merupakan program akselerasi yang dirancang untuk mendorong pelaku UMK agar naik kelas melalui pelatihan komprehensif. Tahun ini, pelatihan mengusung pendekatan hybrid learning, yang memadukan metode daring dan luring guna memberikan fleksibilitas maksimal kepada peserta.
Materi pelatihan UMK Academy 2025 mencakup dua topik utama, yaitu “Seri Go-Green UMK: Jalan Menuju Bisnis Ramah Lingkungan” dan “Seri Pengembangan: 4 Karakter Pengusaha Tangguh di Era Ketidakpastian”. Kedua topik ini dipilih untuk menjawab tantangan bisnis kontemporer serta mendorong pelaku UMK menjadi lebih adaptif dan berwawasan lingkungan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan usaha saya. Materi tentang bisnis ramah lingkungan memberikan perspektif baru dalam membangun usaha yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan,” ungkap Kartini Eka Sari, pemilik Pempek Syamil, salah satu peserta program.
Sementara itu, Raras, fasilitator Rumah BUMN Lampung Tengah yang juga menjadi narasumber pelatihan, mengapresiasi semangat para peserta. “Peserta sangat antusias dan semangat belajar tinggi. Kami optimis ilmu yang didapat akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas bisnis mereka,” ujarnya.
UMK Academy dirancang untuk berlangsung selama 5 hingga 6 bulan, mencakup berbagai tahapan pengembangan seperti self-learning melalui e-learning, short course, pendampingan intensif, coaching bisnis, hingga proses sertifikasi. Selain itu, akan digelar kurasi UMK Champion dan kompetisi Pertapreneur Aggregator bagi peserta terpilih.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal berbasis keberlanjutan.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung UMK menjadi lebih modern, digital, dan berdaya saing tinggi. Kami yakin pelatihan ini akan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi regional maupun nasional,” ujarnya.
Inisiatif UMK Academy 2025 juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-8: pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta penciptaan pekerjaan yang produktif. Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga terus mendorong penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini operasionalnya.***






