KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Lampung menggelar Rapat Anggota dan Seminar Ekonomi di Auditorium Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Rabu (30/7/2025). Acara ini mengusung tema “Transformasi Ekonomi Lampung Menuju Visi 2045: Penguatan Daya Saing Daerah, Ketahanan Ekonomi dan Inklusi Pembangunan.”
Ketua ISEI Cabang Lampung, Dr. Agus Nompitu, S.E., M.T.P, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap capaian kinerja ekonomi Provinsi Lampung yang menunjukkan tren positif di berbagai indikator makro.
“Pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan I-2025 mencapai 5,47 persen, tertinggi di wilayah Sumatera dan melampaui rata-rata nasional sebesar 4,87 persen. Ini bukti bahwa arah transformasi ekonomi Lampung mulai menunjukkan hasil nyata,” ujarnya.
Selain pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan di Lampung juga mengalami penurunan signifikan. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin turun menjadi 10 persen dari sebelumnya 10,62 persen pada September 2024. Gini Ratio juga membaik dari 0,324 pada Maret 2023 menjadi 0,292 pada Maret 2025, menandakan peningkatan inklusivitas pertumbuhan ekonomi.
Dr. Agus menekankan bahwa ISEI memiliki tanggung jawab strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menyebutkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Provinsi Lampung, seperti ketimpangan wilayah, minimnya nilai tambah ekonomi, rendahnya konektivitas, serta mismatch kualitas tenaga kerja dengan kebutuhan industri.
“Transformasi ekonomi Lampung harus diarahkan untuk tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga adil secara sosial, ramah lingkungan, dan tangguh terhadap disrupsi global,” tambahnya.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan dukungan terhadap program-program strategis Pemerintah Provinsi Lampung seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, dan Sekolah Rakyat, yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat miskin di desa.
ISEI Cabang Lampung, lanjut Dr. Agus, akan terus berkontribusi melalui seminar, lokakarya, pelatihan, dan advokasi kebijakan berbasis riset demi mendorong partisipasi publik dalam pembangunan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kapasitas masyarakat untuk menjawab tantangan pembangunan jangka panjang yang tertuang dalam RPJPD Provinsi Lampung 2025–2045.
“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung pada 2024 sebesar 73,13 masih merupakan yang terendah di Sumatera. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama kita untuk menciptakan lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat agar mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Acara ini juga dirangkai dengan Rapat Anggota ISEI yang menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat cabang. Salah satu agenda utamanya adalah pemilihan Ketua ISEI Cabang Lampung untuk periode 2025–2028.
Menutup sambutannya, Dr. Agus mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Lampung yang maju, sejahtera, merata, dan berkelanjutan.
“ISEI Cabang Lampung berkomitmen terus mengembangkan intelektualitas dan profesionalisme demi mendukung terwujudnya visi ‘BERSAMA LAMPUNG MAJU, MENUJU INDONESIA EMAS’,” pungkasnya.***






