KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Bandar Lampung akan menggelar kegiatan tahunan bertajuk RRI Fest 2025 pada 1 hingga 3 September 2025. Acara ini diharapkan menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM sekaligus mendorong pelestarian budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan hidup di Provinsi Lampung.
Mengusung tema “Lebih Sehat, Lebih Hijau, dan Lebih Berbudaya,” RRI Fest 2025 menghadirkan berbagai agenda yang menyentuh aspek kesehatan, lingkungan, dan kebudayaan.
“Kita mengangkat tiga isu utama, yaitu kesehatan, lingkungan, dan budaya. Oleh karena itu, dalam RRI Fest kali ini kami menyelenggarakan kegiatan seperti donor darah, bazar UMKM, seminar, pagelaran budaya, hingga penanaman pohon,” ujar Ketua Panitia RRI Fest 2025, Febby Yustika, dalam keterangan persnya, Senin (14/7/2025).
Kegiatan ini akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari PMI Provinsi Lampung untuk kegiatan donor darah, hingga Dinas Koperasi, Bank Indonesia, PLN, dan sejumlah instansi lain guna mendukung pelaksanaan seminar dan pelibatan UMKM binaan.
Bazar UMKM akan menampilkan aneka produk lokal, kuliner khas Lampung, serta kerajinan tangan masyarakat, memberi kesempatan promosi yang luas bagi pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.
Dalam aspek budaya, panitia akan menggelar pagelaran seni yang tidak hanya menampilkan kesenian tradisional Lampung, tetapi juga budaya dari berbagai daerah di Indonesia, sebagai upaya memperkuat semangat keberagaman budaya nusantara.
Selain itu, aksi penanaman pohon di kawasan Kompleks Pemancar Gedung Air turut menjadi agenda penting, mencerminkan komitmen penyelenggara terhadap isu kelestarian lingkungan.
RRI Fest 2025 terbuka bagi seluruh kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, komunitas seni, hingga masyarakat umum.
“Yang membedakan RRI Fest ini dengan event lain adalah inklusivitasnya. Kami ingin semua lapisan masyarakat hadir dan terlibat, bukan hanya satu atau dua segmen,” jelas Febby.
Panitia menargetkan kehadiran 200 hingga 300 peserta, dengan pembagian sesuai agenda kegiatan yang berlangsung selama tiga hari. Sejumlah penampilan dari pelajar seperti tarian tradisional dan pertunjukan musik juga akan meramaikan area bazar dan panggung budaya.
Febby berharap RRI Fest 2025 tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan budaya yang berkelanjutan.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi dan budaya, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan antarwarga melalui partisipasi aktif di berbagai agenda yang kami selenggarakan,” tutupnya.***






