KRAKATAU.ID, BANDARLAMPUNG – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Polda Lampung menggelar ajang bergengsi Kapolda Cup IV Lomba Burung Berkicau Tingkat Nasional, Minggu (13/7/2025). Bertempat di Lapangan Hitam Mapolda Lampung, kegiatan ini sukses menyedot perhatian ratusan kicau mania dari berbagai penjuru Indonesia.
Sebanyak 1.350 burung dari berbagai jenis dan kategori bertanding di 36 kelas perlombaan, menjadikan ajang ini salah satu yang terbesar di wilayah Sumatera.
Acara dibuka langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, didampingi oleh seluruh Pejabat Utama Polda Lampung, serta disaksikan antusias oleh para peserta dan penonton yang memadati arena.
“Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung Polri menjaga stabilitas keamanan, menjalin komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam bingkai hobi yang positif,” ujar Kapolda Helmy dalam sambutannya.
Lomba burung berkicau ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas pecinta burung atau kicau mania.
Dengan mengusung motto “Biarlah Burung Mencari Lawan, Kita Tetap Berkawan,” Kapolda Cup IV menjadi simbol semangat sportivitas, persahabatan, dan kerukunan antar peserta dari berbagai latar belakang.
“Ini adalah wujud antusiasme luar biasa dari komunitas pecinta burung. Kami berharap kegiatan ini terus menjadi wadah bagi pengembangan potensi, bakat, dan prestasi di dunia kicau mania,” tambah Kapolda.
Dewan juri yang terdiri dari para pakar di bidang perburungan melakukan penilaian berdasarkan sejumlah aspek teknis, mulai dari volume suara, irama lagu, mental bertanding, hingga gaya dan postur burung saat tampil. Penjurian dilakukan secara ketat dan adil demi menjaga integritas kompetisi.
Melalui gelaran ini, Polda Lampung berharap Kapolda Cup dapat menjadi agenda rutin tahunan dan semakin memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan komunitas masyarakat dalam menciptakan iklim sosial yang aman, tertib, dan positif.
Kegiatan ini juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis hobi, sekaligus mempromosikan Lampung sebagai tuan rumah ajang nasional yang menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.***






