Diduga Tergelincir dan Tenggelam di Senja Hari, Dua Wisatawan Hilang di Air Terjun Lubuk Lau

KRAKATAU.ID, PESAWARAN – Kabar duka datang dari destinasi wisata Air Terjun Lubuk Lau yang terletak di Desa Way Sabu, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Dua orang pengunjung dilaporkan tenggelam pada Selasa sore (10/6/2025) saat sedang berekreasi di lokasi wisata alam tersebut.

Menurut keterangan saksi mata, Pujianto, warga Dusun Talang Tengah, korban merupakan bagian dari rombongan mahasiswa asal Bandarlampung. Dari sekitar lima orang yang datang, dua di antaranya tenggelam saat mencoba naik ke bagian atas air terjun.

“Ada sore tadi orang rekreasi malah tenggelam di air terjun Lubuk Lau,” ujar Pujianto kepada Krakatau.id, Selasa (10/6/2025) malam.

Peristiwa tragis itu diduga terjadi saat salah satu korban tergelincir saat hendak menaiki bagian datar di atas air terjun. Temannya yang lain diduga berusaha menolong namun justru ikut tenggelam.

“Katanya satu tergelincir, yang satu entah mau nolong atau bagaimana, tapi ikut tenggelam juga,” tambah Pujianto.

Karena kejadian terjadi menjelang malam, pencarian sempat dihentikan dan direncanakan dilanjutkan pada Rabu pagi (11/6/2025). Warga sekitar telah membantu upaya awal pencarian.

“Mereka naik ke atas air terjun itu sudah hampir magrib. Mereka sempat ketemu warga Marga Dalem, tapi karena malam, pencarian dihentikan. Mau cari juga sudah enggak sanggup,” jelasnya.

Meski kondisi cuaca cerah dan air terjun dalam keadaan jernih, hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan.

“Airnya enggak dalam, jernih banget, justru enggak masuk logika kalau sampai tenggelam dan belum ditemukan,” ucap Pujianto heran.

Sementara itu, pihak Basarnas Lampung melalui Humas Deni Kurniawan membenarkan adanya laporan tersebut. Namun ia menyampaikan bahwa data resmi masih dikumpulkan dan akan dirilis setelah proses verifikasi selesai.

“Tim baru sampai semalam, jadi data belum lengkap. Mungkin sore ini akan kita rilis,” ujar Deni saat dikonfirmasi Krakatau.id, Rabu (11/6/2025) pagi.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR dan warga masih melakukan pencarian korban di sekitar lokasi kejadian. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak mengunjungi lokasi wisata tanpa pendamping atau pemandu lokal, terutama di kawasan yang memiliki potensi bahaya seperti air terjun.***