KRAKATAU.ID, KOTA METRO — Tak hanya menghadirkan listrik, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus memperkuat perannya sebagai agen transformasi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu wujud konkretnya adalah pengembangan UMKM kripik singkong di Kelurahan Ganjar Asri, Kota Metro, yang kini menjadi model pemberdayaan berbasis potensi lokal.
Berangkat dari komitmen untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat, PLN UID Lampung menggandeng Kelompok Petani dan Nelayan di Desa Berdaya Ganjar Asri untuk mengelola komoditas unggulan daerah — singkong — menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Hasilnya, tak hanya terjadi peningkatan kualitas produk, namun juga terbentuk rantai nilai ekonomi yang memperkuat kemandirian komunitas.
Atas keberhasilan ini, PLN UID Lampung meraih TJSL Award 2025 dari La Tofi School of Social Responsibility, sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
“Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga membangun semangat, keterampilan, dan keberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan alat produksi, kami ingin masyarakat tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang tangguh,” ujar Rio Widiya Nugraha, Senior Manager Komunikasi, Keuangan dan Umum PLN UID Lampung.
Program ini tidak hanya berhenti pada pembinaan produksi. PLN juga mendukung pembangunan gapura sentra kripik sebagai identitas kawasan ekonomi lokal serta menyediakan perlengkapan penunjang bagi UMKM. Langkah ini turut membangun branding daerah dan meningkatkan daya tarik pasar.
Lurah Ganjar Asri, Kharisma ZRS, mengapresiasi dukungan PLN sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi warga.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian PLN. Tidak hanya memberi bantuan fisik, tapi juga menanamkan semangat usaha dan inovasi bagi UMKM kami,” ujarnya.
Kisah sukses UMKM kripik singkong di Ganjar Asri membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Dengan keberhasilan ini, PLN UID Lampung memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada kelistrikan, tetapi juga penggerak perubahan sosial di tingkat akar rumput.***






