Jelang Iduladha 1446 H, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Lampung Aman dan Terkendali

KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di wilayah Provinsi Lampung dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menegaskan bahwa Pertamina terus berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi, terutama pada momen hari besar keagamaan yang kerap disertai lonjakan konsumsi.

“Guna menghadapi lonjakan permintaan BBM dan LPG, kami akan terus memantau kondisi di lapangan serta menyiapkan proyeksi kebutuhan masyarakat. Jika masih diperlukan, penyaluran BBM maupun LPG akan terus ditambah sesuai kebutuhan. Untuk produk subsidi dan penugasan tentunya tetap mengacu pada kuota yang telah ditetapkan,” jelas Nikho.

Menurut data Pertamina, rata-rata konsumsi harian BBM di Lampung mencapai 1.987 kiloliter (KL) untuk Biosolar, dan 1.812 KL untuk Pertalite, sedangkan konsumsi harian LPG tercatat sebanyak 826 metrik ton (MT).

Menyikapi meningkatnya aktivitas masyarakat jelang Iduladha, Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli BBM secara berlebihan. Hindari panic buying dan tetap bijak dalam membeli energi sesuai kebutuhan. Jangan mudah terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Nikho.

Terkait penyaluran LPG subsidi 3 kilogram, Pertamina menegaskan bahwa pembelian hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang sudah terdata sebagai penerima. Proses pendataan dilakukan melalui pencocokan NIK KTP dan Kartu Keluarga (KK) di pangkalan resmi.

“Kami mendorong masyarakat untuk segera melakukan pendaftaran dan pencocokan data di pangkalan LPG terdekat agar dapat mengakses LPG subsidi dengan harga dan kualitas yang terjamin,” imbuhnya.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 Kg adalah produk bersubsidi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, sedangkan masyarakat mampu serta pelaku usaha non-mikro diimbau untuk menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.***