Pemuda Lintas Agama Tunjukkan Toleransi di Perayaan Waisak Pesawaran

KRAKATAU.ID, PESAWARAN -– Semangat toleransi dan kebersamaan lintas agama tampak nyata dalam perayaan Sannipata Waisak 2025 yang digelar di Desa Margorejo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran pada Minggu, 25 Mei 2025.

Pemuda lintas agama dari Ikatan Keluarga Karang Batin (IKKB) Desa Margorejo, yang terdiri dari pemuda Katolik, Kristen, Muslim, Budha, dan Hindu, turut ambil bagian dalam perayaan Waisak bersama jemaat dan masyarakat se-Kabupaten Pesawaran.

Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Cabang Kabupaten Pesawaran ini mengusung tema “Semangat Kebersamaan Untuk Indonesia Maju”, dan dihadiri sekitar 1.500 peserta yang terdiri dari jemaat, tokoh agama, masyarakat, tokoh pemuda, aparat desa, hingga perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pesawaran.

“Pesan yang ingin kami sampaikan adalah bahwa kerukunan umat beragama bukan hanya wacana, tapi sudah terwujud, salah satunya melalui keterlibatan aktif para pemuda lintas agama,” ujar Antonius Jumakir, pendamping Pemuda Lintas Agama IKKB Desa Margorejo saat dihubungi Krakatau.id, Minggu (25/5/2025).

“Acara ini menjadi bukti nyata bahwa harmoni dan solidaritas antar umat beragama dapat tumbuh subur dari akar rumput, khususnya melalui peran aktif generasi muda dalam merawat dan menjaga kebhinekaan Indonesia,” pungkas Jumakir yang juga pengurus Pemuda Katolik Komda Lampung ini.

Perayaan Waisak tidak hanya diisi dengan doa dan refleksi, tetapi juga dilanjutkan pada malam harinya dengan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk yang digelar di Punggung Asri, Pesawaran. Pagelaran ini menampilkan dalang Ki Joko Purwanto Gondo Suwarno dengan lakon “Wahyu Katentreman”, sebagai simbol harapan akan kedamaian dan ketentraman bagi seluruh umat manusia.***