KRAKATAU.ID, JAKARTA — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih penghargaan bergengsi dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, atas keberhasilannya menempati peringkat ketiga nasional dalam Capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2024.
Penghargaan ini diserahkan langsung dalam ajang Rakernis gabungan yang digelar di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025), yang dihadiri oleh jajaran pejabat utama dan satuan kerja (satker) dari seluruh Indonesia.
Dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional ini, Polda NTB meraih peringkat pertama, disusul oleh Polda Aceh di posisi kedua, dan Polda Lampung dengan bangga berada di posisi ketiga, mengungguli puluhan polda lainnya di seluruh Indonesia.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. “Ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat guna,” ungkapnya.
Capaian ini didukung oleh nilai IKPA Polda Lampung yang mencapai 98,04, dengan sembilan dari 40 satker meraih skor sempurna (100). Nilai ini diperoleh dari delapan indikator penilaian IKPA, termasuk efisiensi penyerapan anggaran, ketepatan waktu pelaksanaan, serta kesesuaian antara perencanaan dan realisasi.
Penghargaan ini menjadi simbol kepercayaan dan apresiasi dari institusi pusat terhadap kinerja keuangan daerah, sekaligus menunjukkan bahwa Polda Lampung telah melaksanakan pengelolaan keuangan negara dengan tata kelola yang sangat baik.
Menurut Helmy, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh anggota dan pimpinan satker di lingkungan Polda Lampung. “Kita ingin setiap rupiah anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang lebih optimal,” tambahnya.
Rakernis yang menjadi wadah evaluasi kinerja ini juga menggarisbawahi pentingnya kesinambungan dalam pelaksanaan reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik di tubuh Polri.
Dengan penghargaan ini, Polda Lampung mempertegas komitmennya untuk menjadi institusi yang tak hanya kuat secara operasional, tetapi juga unggul dalam akuntabilitas anggaran.***






