86 Personel Polres Tulang Bawang Ikuti Tes Psikologi sebagai Syarat Pengajuan Senpi

KRAKATAU.ID, TULANG BAWANG – Sebanyak 86 personel Polres Tulang Bawang dan Polsek jajaran mengikuti tes psikologi kolektif dan konseling psikologi yang diselenggarakan oleh Bagian Psikologi Biro SDM Polda Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wira Satya Mapolres Tulang Bawang pada Rabu (5/3/2025).

Wakapolres Tulang Bawang, Kompol David J. Sianipar, SIK, MH, yang mewakili Kapolres AKBP Yuliansyah, SIK, MH, mengungkapkan bahwa tes psikologi kolektif ini merupakan bagian dari persyaratan bagi personel yang ingin mengajukan permohonan pinjam pakai senjata api (senpi) organik Polri. Sebanyak 84 personel mengikuti tes psikologi kolektif, sementara 2 personel lainnya mengikuti konseling psikologi.

“Tes psikologi kolektif ini penting karena menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan izin penggunaan senpi organik, baik senpi genggam maupun senpi bahu,” ungkap Kompol David.

Tes psikologi kolektif ini, lanjutnya, akan menentukan apakah personel yang bersangkutan memenuhi syarat (MS) untuk mengajukan pinjam pakai senpi. Untuk personel yang sudah berpangkat Brigadir Polisi (Brigpol), mereka dapat mengajukan pinjam pakai senpi genggam, sedangkan personel dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan Brigadir Polisi Satu (Briptu) hanya diperbolehkan untuk mengajukan pinjam pakai senpi bahu yang diperuntukkan bagi pengamanan objek vital (obvit).

Namun, meskipun hasil tes psikologi menunjukkan lulus (MS), tidak serta merta personel akan langsung diberikan izin senpi. “Masih ada penilaian lebih lanjut oleh para Kasatker terhadap personel tersebut. Mereka yang dianggap mumpuni dan layak, yang benar-benar dipercaya oleh pimpinannya, yang akan diberikan izin pakai senpi,” jelas Kompol David.

Selain tes psikologi kolektif, kegiatan konseling psikologi juga dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan mental personel Polres Tulang Bawang. Konseling ini bertujuan untuk membantu personel mengungkapkan masalah pribadi atau unek-unek yang mereka hadapi, guna meningkatkan kualitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Melalui konseling psikologi ini, kami ingin memastikan personel dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal, dengan kondisi psikologis yang baik,” tambahnya.***