KRAKATAU.ID, BANDAR LAMPUNG -– Taruna Siaga Bencana (Tagana) Lampung mengadakan pelatihan Mitigasi Bencana dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Rabu, 26 Februari 2025, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Acara yang berlangsung di Perum DAMRI, Rajabasa, Bandar Lampung ini melibatkan staf dan karyawan DAMRI sebagai peserta. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Tagana Provinsi Lampung bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
Hasran Hadi, anggota Tagana Lampung, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada seluruh karyawan DAMRI, baik yang bekerja di kantor maupun di lapangan. Para peserta diberikan pemahaman tentang jenis-jenis bencana yang dapat terjadi, baik di lingkungan kerja maupun saat beraktivitas di luar kantor.
“Kami ingin memastikan bahwa karyawan DAMRI memiliki pengetahuan yang cukup mengenai mitigasi bencana, serta cara penyelamatan diri di saat terjadi bencana seperti gempa bumi,” ujar Hasran saat dihubungi Krakatau.id, Rabu (26/2/2025).
Dalam pelatihan tersebut, peserta juga dilatih cara menggotong korban bencana, serta teknik-teknik pertolongan pertama, seperti cara membidai (mengikat kaki atau tangan memakai alat jika darurat bisa pakai bambu atau kayu) korban yang mengalami patah tulang dan cara membalut atau memberikan perban pada korban yang mengalami luka ringan hingga berat.***






