KRAKATAU.ID, PRINGSEWU – Sebanyak 3 Orang Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial (SDM Kesos) Kabupaten Pringsewu, yang terdiri dari Joko Supriyono dan Imam Muttaqin dari unsur Tagana serta Sudarmanto dari unsur Pekerja Sosial Masyarakat, bersama 50 peserta lainnya, telah menyelesaikan Diklat Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) lingkup masyarakat gabungan ormas. Diklat ini berlangsung selama 5 hari, mulai dari 10 hingga 14 Februari 2025, di Pusdiklat Bela Negara Rumpin, Bogor, Jawa Barat.
Upacara penutupan Diklat dilaksanakan di Lapangan Upacara Pusdiklat Bela Negara, dengan Inspektur Upacara Brigjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, S.E., M.H.I., yang menjabat sebagai Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan.
Upacara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Ropeg Kemhan RI, perwakilan Pusdiklat Badiklat Kemhan RI, serta para Kabid dan Widyaiswara Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara.
Dalam sambutannya, yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Kabadiklat Kemhan RI Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menyampaikan bahwa peserta diklat telah memperoleh pengetahuan yang mendalam tentang Bela Negara. Selain itu, para peserta juga dituntut untuk dapat mengaktualisasikan nilai dasar bela negara dan keterampilan bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
Agus Purnomo, Fasilitator Bela Negara Kabupaten Pringsewu, menjelaskan bahwa selama mengikuti Diklat PKBN, para peserta telah digembleng dan ditempa untuk memiliki kompetensi dasar bela negara.
“Kompetensi tersebut meliputi sikap dan perilaku yang berkepribadian Pancasila, semangat cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kerelaan berkorban demi bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara yang tangguh,” kata dia dalam release yang diterima Krakatau.id, Sabtu (15/2/2025).***






