Gempabumi Tektonik M5,2 Guncang Pesisir Barat Lampung, BMKG: Tidak Ada Potensi Tsunami

KRAKATAU.ID, PESISIR BARAT — Pada hari Sabtu, 08 Februari 2025, wilayah pesisir barat Lampung diguncang oleh gempabumi tektonik dengan magnitudo M5,2. Gempa terjadi tepatnya pukul 12.00.33 WIB, dengan episenter yang terletak di laut, sekitar 134 kilometer arah barat daya pesisir barat Lampung. Guncangan ini menambah catatan penting terkait aktivitas seismik yang kerap terjadi di sepanjang jalur subduksi.

Menurut analisis BMKG, gempa tersebut terjadi pada kedalaman 47 km dan merupakan jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas subduksi, dengan mekanisme pergerakan naik yang disertai sedikit geseran. Meski terbilang cukup kuat, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, memberikan kelegaan bagi masyarakat di sepanjang pesisir barat Lampung.

Dampak di Wilayah Liwa: Gempa tersebut dirasakan cukup nyata di daerah Liwa, dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran yang dirasakan di dalam rumah mirip dengan perasaan truk besar yang melintas. Namun, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya kerusakan besar yang disebabkan oleh gempa ini.

Setelah gempa utama, BMKG mencatat dua aktivitas gempabumi susulan (aftershock) hingga pukul 13.00 WIB, dengan magnitudo terbesar M3,1. Meski demikian, dampak gempabumi susulan ini relatif lebih ringan dibandingkan gempa utama.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memeriksa kondisi bangunan mereka pasca-gempa, terutama untuk memastikan tidak ada kerusakan yang bisa membahayakan keselamatan. Sebaiknya, hindari kembali ke rumah yang mengalami keretakan atau kerusakan berat.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai gempa ini dan perkembangan terkini, BMKG meminta masyarakat untuk merujuk pada kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi, baik melalui Instagram/Twitter @infoBMKG, situs web (http://www.bmkg.go.id), maupun aplikasi mobile BMKG.***