Menikmati Keindahan Aeschynanthus atau Bunga Lipstik Merah di Puncak Gunung Tanggang

KRAKATOA.ID, TANGGAMUS — Pada perjalanan menuju puncak Gunung Tanggang, kami disuguhkan pemandangan yang memukau—sebuah tanaman dengan bunga merah menyala, Aeschynanthus atau lebih dikenal dengan sebutan Bunga Lipstik Merah. Menjulang di sisi barat puncak gunung, tepat di ketinggian 1100 mdpl, bunga merah yang menawan ini menjadi daya tarik yang tak bisa dilewatkan.

Pemandangan menakjubkan ini kami temui pada tanggal 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2025, saat kami menaklukkan puncak gunung ini. Jika tanaman ini tumbuh di seluruh sisi puncak, bayangkanlah betapa eksotisnya pemandangan yang akan tercipta—sebuah lanskap yang memikat hati dan menjadi ciri khas puncak gunung ini.

Namun, keindahan tanaman ini tidak hanya ditemukan di Gunung Tanggang. Aeschynanthus juga bisa dijumpai di Gunung Ratai, Pesawaran, menambah keberagaman flora yang memperkaya keindahan alam sekitar.

Tanaman Aeschynanthus adalah anggota dari keluarga Gesneriaceae yang tumbuh subur di wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Di habitat aslinya, tanaman ini sering ditemukan menempel pada batang pohon atau bebatuan, berkembang dengan indah di hutan-hutan hujan tropis yang lembap.

Bunga merah yang menawan, khususnya Aeschynanthus radicans (Bunga Lipstik Merah), menjadi daya tarik utama. Bentuknya yang menyerupai tabung panjang dengan warna merah menyala benar-benar mirip dengan lipstik, sehingga tak heran jika tanaman ini diberi nama demikian. Bunga-bunganya tumbuh berkelompok di ujung batang, menciptakan tampilan yang sangat mencolok dan memukau. Selain merah, beberapa varietas Aeschynanthus juga menyuguhkan bunga berwarna oranye atau kuning yang semakin memperindah penampilannya.

Keberadaan tanaman ini di puncak gunung tidak hanya menambah keindahan alam, tetapi juga memberikan sentuhan eksotis yang menjadi magnet bagi siapa saja yang ingin merasakan kedamaian dan keindahan alam pegunungan.***