KRAKATAU.ID, LAMPUNG TENGAH — Pencarian seorang penambang pasir yang tenggelam di Sungai Way Seputih, Kampung Teluk Dalem Ilir, hingga Selasa sore (26/11) masih berlanjut. Korban, yang bernama Sunaryo (43), hilang pada Senin (25/11) sekitar pukul 17.00 WIB saat tengah memperbaiki peralatan tambang pasir di dasar sungai. Rekan korban melaporkan bahwa saat itu terjadi longsoran pasir yang kemungkinan menimbun tubuhnya.
Sunaryo yang berasal dari Dusun Mekar Baru, Kelurahan Sri Budaya, Kec. Way Seputih, diketahui sedang bekerja di lokasi tambang pasir tersebut ketika insiden terjadi. Warga sekitar langsung melakukan pencarian mandiri namun tidak berhasil menemukan korban.
Kepala Pekon Teluk Dalem Ilir, Jauhari, yang mendapat laporan segera pada hari Selasa (26/11), menghubungi BASARNAS untuk meminta bantuan. Tim SAR yang dipimpin oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah, langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa peralatan selam dan deteksi bawah air, seperti Aqua Eyes.
Namun, meski pencarian terus dilakukan sejak siang hari, hingga Selasa sore hasilnya masih nihil. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung menyatakan, “Kami akan terus berusaha maksimal untuk menemukan korban,” ujarnya.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Lampung Tengah, Polsek Rumbia, Koramil Rumbia, serta masyarakat setempat masih bekerja keras melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan harapan bisa menemukan korban.
Upaya pencarian ini terus melibatkan sejumlah personel penyelam dan perahu karet, dengan harapan semoga Sunaryo segera ditemukan. Proses pencarian masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.. Penyisiran dan penyelaman di lokasi yang diduga menjadi tempat korban tenggelam juga belum membuahkan hasil hingga Selasa sore.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah, yang diwakili oleh Dantim Rescue Febri Yanda, mengatakan, “Hasil pencarian pada hari Selasa masih nihil. Namun, kami akan terus berupaya maksimal untuk menemukan korban.”
Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih berlangsung dengan melibatkan penyelam, perahu karet, serta dukungan dari masyarakat setempat.***






