Tugu Permanen di Gunung Rajabasa: Kepala KPH Way Pisang Pertimbangkan Usulan KKPPMP

KRAKATAU.ID, LAMPUNG SELATAN – Kepala UPTD Kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Way Pisang Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Wahyudi Kurniawan, merespons permintaan Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral Migran Perantau (KKPPMP) Keuskupan Tanjungkarang, Yuli Nugrahani, terkait pemasangan tugu di puncak Gunung Rajabasa.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Yuli Nugrahani usai melakukan pendakian di gunung tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan pada 24-25 Agustus 2024. Yuli menilai, tugu permanen di puncak Gunung Rajabasa akan memberikan identifikasi yang jelas bagi pendaki sekaligus menjadi simbol penghargaan terhadap keindahan alam gunung tersebut. “Pasang tugu permanen untuk puncak,” ujar Yuli.

Menanggapi permintaan tersebut, Wahyudi Kurniawan mengatakan, “Rasanya pernah ya, ada itu, nanti saya coba cari dokumentasinya ya. Yang ada memang tidak terlalu besar sih bang,” ujar Wahyudi saat dikonfirmasi, Senin (26/8/2024).

Ia menjelaskan bahwa ada tanda-tanda jejak yang pernah dipasang dua tahun lalu, saat kegiatan pendakian dalam rangka festival wisata hutan Lampung pada tahun 2022. “Jadi kalau perlu kita buat sendiri, ya bukan tugu trianggulasi, cuma tugu yang kita buat untuk kepentingan berswafoto, orang selfie di situ bahwa dia sudah ada di puncak Gunung Rajabasa gitu.”

Wahyudi juga menyebutkan bahwa tanda-tanda jejak yang dipasang oleh tim survei saat itu mungkin sudah rusak atau lepas karena sudah dua tahun berlalu.

“Waktu dua tahun lalu kita yang tanda-tanda jejak yang ada di gambar itu, itu adalah kita buat terakhir waktu kita ngadain pendakian bersama dalam rangka festival wisata hutan Lampung itu,” imbuhnya. “Karena kita mau melakukan pendakian, tim survei-nya itu sudah jalan duluan, pasang tanda-tanda jejak itu, belum diperbaharui lagi.”

Kepala KPH Way Pisang ini berencana ke depan mempertimbangkan pembuatan tugu permanen yang akan memudahkan pendaki dan menambah daya tarik wisata Gunung Rajabasa.***