KRAKATAU.ID, LAMPUNG SELATAN — Lampung, provinsi yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatera menyimpan beragam destinasi wisata alam yang memukau. Salah satu destinasi menariknya adalah Gunung Rajabasa yang memiliki ketinggian 1.281 meter di atas permukaan air laut.
Gunung Rajabasa menawarkan keindahan alam serta pengalaman luar biasa bagi para pecinta alam dan pendaki gunung. Apa saja pesona lain Gunung Rajabasa? Yuk kita bahas di artikel ini.
Keindahan Alam Gunung Rajabasa
Gunung Rajabasa adalah gunung berapi dengan kerucut vulkanik yang terletak di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Gunung Rajabasa memiliki puncak kawah dengan lebar 500 x 700 meter dengan bagian daratan berawa dan diselimuti dengan berbagai vegetasi.
Gunung ini dikelilingi oleh hutan tropis yang lebat dan kaya akan keanekaragaman hayati. Di beberapa titik pendakian, pemandangan laut dan pesisir Lampung Selatan terlihat jelas sehingga menambah daya tarik yang dapat dinikmati oleh pendaki Gunung Rajabasa.
Selain itu, di kaki Gunung Rajabasa terdapat beberapa mata air panas alami. Mata air ini sering digunakan oleh masyarakat sekitar maupun pendaki untuk berendam dan merelaksasikan tubuh setelah lelah mendaki atau beraktivitas. Airnya yang hangat dan kaya mineral dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan.
Rute Pendakian
Ketinggiannya mencapai 1.281 MDPL, tentu tidak ada fasilitas seperti lift rumah atau kereta gantung seperti di luar negeri, tapi jalur pendakian di Gunung Rajabasa ini termasuk beginner friendly atau cocok untuk pemula.
Jalur Pendakian Gunung Rajabasa bisa diakses melalui beberapa jalur seperti jalur pendakian Desa Sumur Kumbang, Desa Buah Berak, Desa Kecapi, Desa Sukaraja Pesisir, Desa Wadan Desa Way Kalam Penengahan. Namun, umumnya para pendaki memilih menggunakan jalur pendakian Sumur Kumbang.
Perjalanan ke puncak memakan waktu tempuh sekitar 6-8 jam. Pendaki perlu menyiapkan fisik dan peralatan yang memadai karena walaupun cocok untuk pemula, gunung ini memiliki medan pendakian yang cukup berat.
Para pendaki pemula disarankan untuk mengajak tour guide lokal dari desa setempat atau mendaki bersama rombongan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, tour guide lokal juga lebih hafal medan dan jalan yang dilalui.
Sebelum menuju Pos 1 di awal pendakian, para pendaki akan melewati perkebunan kopi dan coklat milik warga sekitar. Lokasi Pos 1 ini tidak begitu luas, hanya cukup untuk beberapa tenda saja. Terdapat juga sumber mata air yang terakhir yang akan pendaki temui di Pos 1, sehingga disarankan para pendaki membawa bekal air yang cukup dari Pos 1 hingga ke puncak.
Pos 2, Pos 3, dan Pos 4 memiliki keindahan dan keunikan pemandangannya masing-masing, dari perkebunan cengkeh hingga lahan yang luas dengan pohon-pohon besar yang tumbuh di sekelilingnya. Jalan yang dilalui akan semakin naik dan menanjak dengan vegetasi yang lebat dan rimbun.
Pos 4 ke Pos 5 memiliki pemandangan yang cukup berbeda, terdapat kawah yang cukup besar dan membentuk sebuah cekungan. Kawah ini tidak mengeluarkan asap serta ditumbuhi pepohonan dengan ukuran yang sama.
Pos 5 adalah pos terakhir untuk mencapai puncak Gunung Rajabasa, dari pos ini pendaki hanya perlu berjalan kaki beberapa menit saja. Pemandangan indah di puncak Gunung Rajabasa siap memanjakan mata para pendaki.
Budaya dan Kearifan Lokal
Selain keindahan alamnya, Gunung Rajabasa juga memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi, masyarakat sekitar masih mengadakan upacara adat yang disebut “Sebah Laut” sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada leluhur serta alam. Wisatawan yang berkunjung pada saat upacara ini berlangsung dapat menyaksikan dan ikut merasakan kekayaan budaya Lampung Selatan.
–
Gunung Rajabasa menawarkan pengalaman wisata alam yang kaya akan keindahan dan tantangan. Siap untuk menjelajahi Gunung Rajabasa? Siapkan diri Anda, selamat menikmati keindahan alam Gunung Rajabasa dan selamat berpetualang!***






