KRAKATAU.ID, PESISIR BARAT — Pengelola penginapan di Krui, Pesisir Barat, Lampung belakangan mengeluhkan tidak stabilnya tegangan listrik PLN yang mengalir ke tempat usahanya.
Mirisnya kejadian ini pada saat tengah berlangsungnya World Surf League (WSL) Krui Pro 2024 yang merupakan perhelatan kejuaraan selancar internasional.
Misalnya seperti yang dialami Dewi Sri Ekowanti, Pengelola Pondok Penginapan Utopia Beachside Bungalows, yang beralamat di Jalan Pantai Wisata Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan. Akibat tegangan listrik yang tidak stabil, dia tidak menyediakan fasilitas Air Conditioner (AC) dan menggantinya dengan kipas angin.
Dewi mengaku khawatir dan trauma dengan kejadian beberapa tahun lalu dan menyebabkan tidak sedikit kerugian yang disebabkan kerusakan AC yang dipasang di kamar-kamar hotel yang dikelolanya.
Ia menyebutkan beberapa tahun lalu sudah pernah memasang AC, namun karena tegangan listrik yang tidak stabil menyebabankan kerusakan.
“Fasilitas di sini yang di tempat kami Utopia ada cottage di bibir pantai, tersedia fasilitas kamar mandi dalam, kipas angin, memang belum merambah ke AC karena permasalahan juga di sini lampunya (listrik) juga sering mati.”

“Jadi kami di sini banyak mengalami kendala-kendala baik itu di lampu, banyaklah kendala-kendalanya yang kami alami selama di sini ya.”
Saya menginginkan pariwisata di Krui ini kepingin di usahakan yang secara maksimal karena di sini kan daerah yang potensial dikenal dunia internasional. Sudah 15 tahun sampai sekarang kurang lebih 15 tahun masih seperti ini aja, jadi masih banyak banget kekurangan-kekurangan yang harus dibenahi,” papar Dewi saat berbincang dengan sejumlah wartawan di Utopia Beachside Bungalows, Selasa 28 Mei 2024.
Keluhan yang sama disampaikan Pengelola Sumatra Surf Resort, Remond, yang beberapa hari lalu 2 AC di hotelnya mengalami kerusakan, diduga akibat tegangan listrik yang tak stabil.

Ia yang kebetulan melintas dan mendengar awak media yang tengah mengkonfirmasi ke pihak PLN UID Lampung di lokasi pembukaan WSL Krui Pro 2024.
“Soal Listrik ya.., ya sama tempat saya juga listriknya naik turun, ini AC 2 rusak, sekitar tiga hari lalu,” ujarnya, sembari menunjukkan foto AC yang rusak,” kata Remond.
“Belakangan ini pas mau ada acara malahan, lampunya itu voltase-nya turun naik, jadi ada beberapa alat yang rusak. Padalah kalau hari biasa normal, makanya bingung,” ungkapnya.
Menanggapi keluhan sejumlah pengelola penginapan di Krui, Senior Manajer Komunikasi dan Umum PLN UID Lampung, Wahyudi akan segera menindaklanjuti.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pihak media yang telah mengkonfirmasi adanya keluhan terhadap pelayanan PLN.
“Kita akan mengecek tegangan, dan akan memperbaiki jika memang ada tegangan ngedrop ya. Ya kita kan tidak tutup matalah, tetap akan kita tindaklanjuti keluhan warga, dan terima kasih kepada teman-teman yang sudah konfirmasi ke kami langsung, dan tim PLN akan sigap dan menindaklanjuti keluhan pelanggan tersebut.”
“Kami akan tindaklanjuti teman-teman semuanya, demi kenyamanan teman-teman yang nginap dan tak hanya atlet nih, ada awak media, pengunjung, wisatawan, juga kan nah itu akan menjadi perhatian serius bagi kami,” ungkap Wahyudi saat ditemui usai acara pembukaan WSL Krui Pro 2024.
Menurut Wahyudi “event ini juga membawa nama baik Lampung, dan bawa nama baik Krui, itu temen-temen lihat sendiri bahwa keseriusan kita ini bisa dilihat, kami siap, ini membawa mobil genset, UPS, artinya kita di sini jauh-jauh hari sudah mempersiapkan.”
“Kemarin kita rapat dengan Pak Sekda juga, dan Dishub Lampung, juga kita diapresiasi oleh Mabes Polri yang juga diturunkan disini mengecek bahwa yang paling siap malah PLN diantara tim-tim lain, karena jauh-jauh hari kita sudah menggerakkan sarana pendukung kita juga koordinasi dengan panitia, pemerintah daerah, terus apa yang dibutuhkan teman-teman kita siapkan sampai event ini selesai.”
“Insyaallah keluhan-keluhan masyarakat yang teman-teman sampaikan nanti akan segera kita tidak lanjuti ya,” jelas Senior Manajer Komunikasi dan Umum PLN UID Lampung.
Pada tempat yang sama Manager PLN UP3 Pringsewu, Himawan, dalam kesempatan yang sama menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan.
“Kendalanya jadi yang pertama itu pembebanannya, karena event jadi emang kenaikan pembebanan, dari trafo sehingga nanti akan kita lakukan penyesuaian general trafo, untuk bisa mengejar tegangan yang dibutuhkan, sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” ucap Himawan.***






