Puisi Tangis dan Makiku, Sayang dan Cintaku untuk Palu

Tangis dan Makiku, Sayang dan Cintaku untuk Palu

 

Bumi bergoncang…

Tak ada daya apapun untuk menopang…

Runtuhnya gedung yang tinggi menjulang….

Terdengar seperti gemuruh di medang perang…..

Gelombang pun ikut menerjang…..

Menghempas hilang dan tak lagi dapat di pandang

 

Ini bukan hitung-hitungan dosa…

Apalagi cocoklogi pemilihan penguasa….

Jangan kau berasumsi semata…

Karena itu akan menambah beban dan derita……

Pikirkanlah jika kamu, kalian dan mereka berada di posisi mereka….

 

Empati dan berdoalah selalu….

Karena alam tak pernah pandang bulu…..

Tak perduli pejahat tengik…..

Ataupun orang yang selalu memuji Tuhan sampai ber-pekik…..

 

Ah…Bangsat…..

Di tengah duka ada penjarah yang bermoral bejat……

Lihatlah ada pengungsi yang berlinang air mata …..

Mereka butuh pertolongan namun luput dan mendapat nista…

 

Anton Cakman

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *