Menjaga Cinta Itu Lebih Sulit Ketimbang Mencari Cinta

Menurut saya, menjaga adalah pekerjaan yang paling sulit. Banyak hal yang mempengaruhi kesulitan dalam menjaga diantaranya adalah titik jenuh hingga komitmen yang menurun.  

Rasa bosan pasti pernah dirasakan oleh setiap orang. Bosan dan jenuh terhadap rutinitas yang monoton hingga bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Untuk menghilangkan rasa bosan, banyak upaya dilakukan. Jika bosan dengan masakan di rumah, sesekali orang akan mencoba masakan di luar menjadi hal yang lumrah.

Segala sesuatu yang dilakukan secara terus menerus dan berulang berpotensi menyebabkan kejenuhan tersendiri. Orang yang selalu sibuk kerja pun akan menemui titik jenuh, begitu pula orang yang Cuma tidur saja pun akan mengalami kejenuhan pula.

Bagaimana dengan hubungan cinta antar pasangan? Saya yakin kejenuhan pun tidak akan meluputkan hal tersebut. Jika jenuh dengan urusan yang lain kita bisa mencari selingan untuk menetralisir titik jenuh, lalu apakah kita juga harus mencari selingan dalam hubungan cinta?

Jika menginginkan jawabannya maka coba bertanyalah pada diri sendiri, apakah boleh pasangan kita mencari pelampiasan untuk menghilangkan kejenuhan terkait hubungan cinta atau tidak. Jika jawabannya tidak, maka sudah semestinya kita pun melakukan hal yang sama.

Sebagai manusia pasti sangatlah sulit untuk melawan hal tersebut.Yang perlu kita ingat adalah, sebuah titik jenuh sifatnya hanyalah sementara, tidak lama. Jadi sangatlah penting ketika kita mengingat akan hal ini untuk memotivasi diri sendiri untuk tetap bertahan dan melewati titik jenuh tersebut hingga akhirnya kembali pada keadaan normal.

Selain itu, supaya tetap berjalan pada jalan yang lurus ketika titik jenuh menyerang, senantiasa memupuk empati pada diri sangatlah diperlukan untuk melewati sebuah fase titik jenuh. Jangan pernah melakukan hal yang tidak ingin orang lain lakukan pada kita, harus terus kita ingat.

Jika kita bosan kepada pasangan kita, maka kita ingat masa-masa indah yang telah kita lalui bersama dengan pasangan kita. Berupaya selalu mengingat hal-hal baik yang dimiliki pasangan kita akan membawa kekuatan tersendiri dalam melalui titik jenuh.

Pekerjaan menjaga cinta itu adalah yang paling sulit, karena menjaga itu tidak jauh berbeda dengan pekerjaan menunggu. Ketika kita mencari, maka seluruh daya dan upaya kita bekerja terus menerus untuk melakukan sesuatu, cara A hingga Z dilakukan, waktu menjadi tidak terasa begitu cepat dapat dilewati. Sedangkan ketika kita menunggu, terasa sangat melelahkan karena kita tidak melakukan apa-apa atau hanya melakukan hal yang itu-itu saja.

Jika kita bisa menghilangkan bosan ketika menunggu dengan membaca buku, kita juga bisa menghilangkan bosan ketika menjaga  hati dengan tidak hanya diam tetapi melakukan sesuatu yang dapat menghilangkan kebosanan dengan selalu melakukan sesuatu dengan tujuan membahagiakan pasangan kita. Jangan pernah kita berhenti meskipun sejenak, sebab jika kita berhenti maka kebosanan akan menghampiri kita. Jika kita sudah berhasil membahagiakan dengan cara A, maka selanjutnya dengan cara B hingga Z, mungkin itu bisa menetralisir atau bahkan menghilankan bosan dan titik jenuh.

Oleh: Anton Cakman

Gambar: Lupa dari mana

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *