Selain Keterampilan dan Kejujuran, Keikhlasan Juga Perlu Sebagai Dasar Bekerja

Oleh: Anton Cakman

Keterampilan dapat digali oleh semua orang. Menurut saya, orang bodoh itu tidak ada, yang ada adalah orang yang belum mengerti. Untuk proses membuat mengerti tersebutlah yang menjadi masalah, ada yang cepat, ada juga yang lambat.

Keterampilan sangat diperlukan dalam bekerja. Jika orang tidak memiliki kemampuan, tentu akan sulit mendapatkan tempat istimewa dalam tempat kerjanya tersebut. Jika di tempat bekerja saja sudah sulit, tentu sulit juga membuat usaha sendiri (peluangnya kecil).

Selain keterampilan, hal penting lainnya dalam bekerja adalah kejujuran. Dengan kejujuran, kita membuat sebuah pondasi nyata. Kebaikan nyata, yang akan berpengaruh pada hasil yang nyata.

Contohnya, jika kita bekerja, harus jujur dalam memberikan data sebagai analisa, atau kita harus jujur jika mencari pengadaan barang untuk keperluan kantor. Jika kita tidak benar dalam memberikan data, maka analisa akan salah dan berakhir pada keputusan yang salah. Sedangkan untuk kejujuran dalam pengadaan, suatu saat jika ada cek silang/investigasi pasti akan ketahuan.

Jika keterampilan dan kejujuran memiliki pengaruh yang penting, maka bagaimana dengan keikhlasan dalam bekerja? Keikhlasan dalam bekerja menurut saya adalah hal yang paling penting. Sebab dengan keikhlasan akan mempengaruhi banyak hal, termasuk keterampilan dan kejujuran itu sendiri.

Dengan ikhlas dalam bekerja, orang akan cenderung menjalani pekerjaan tersebut dengan cinta. Setelah Cinta datang, maka mencari/update keterampilan pun akan dilakukan untuk menambah potensi diri. Karena bekerja dengan ikhlas, maka dapat memperlemah godaan untuk tidak jujur, sebab orang sudah menerima segala konsekuensinya dengan ikhlas, baik itu hasil pekerjaan yang buruk hingga ikhlas menerima penghasilan yang didapatnya.

Selain itu, orang yang bekerja dengan ikhlas, akan tidak mudah sakit hati. Misalnya, ketika kita ikhlas dalam bekerja, namun pekerjaan kita tidak anggap, maka kita biasa aja. Namun jika tidak ikhlas, maka rasa sakit akan menggerogoti, dan pada akhirnya kinerja menjadi terganggu.

Orang yang ikhlas, akan tidak merasa menjadi orang yang paling penting. Rasa rendah hati akan muncul dengan sendirinya. Tidak mudah untuk tersakiti ketika terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan. Di dalam dunia kerja, sering terjadi yang namanya kekecewaan yang akan mengganngu kinerja.

Ikhlas bukan berarti tak berdaya ketika ada orang yang berusaha menjatuhkan, justru dengan ikhlas bisa menjadi sumber kekuatan untuk tetap berdiri teguh. Dengan ikhlas siap menerima apapun yang terjadi, justru kita tidak pernah takut ketika harus melawan hal-hal yang tidak benar.

Selain Keterampilan dan Kejujuran, Keikhlasan Juga Perlu Sebagai Dasar Bekerja

Keikhlasan yang akan berdampak pada cinta, sudah pasti membuat perkerjaan yang kita kerjakan menjadi terasa ringan. Seperti ketika sepasang kekasih berboncengan naik sepeda melewati sebuah tanjakkan, lalu sang wanita yang dibonceng bertanya kepada sang cowok, β€œ capek ya mas?”, lalu sang cowok menjawab dengan β€œ enggak dek”, meskipun nafasnya megap-megap karena harus mengayuh ditanjakkan.

Sekian dan terima kasih

Gambar:Kompas.com dan google.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *