Penyebab Sensitif dan Gampang Marah Dalam Suatu Hubungan

Oleh: Anton Cakman

Hampir semua orang pernah mengalami yang namanya sensi, sebuah keadaan dimana kita sering mudah marah. Hal kecil akan dibesar-besarkan. Hal yang tidak semestinya dijadikan masalah, tetapi jika lagi sensi, guyonan pun akan menjadi masalah yang ledakannya melebihi bom atom yang pernah menghantam kota Herosima dan Nagasaki.

Menurut pengalaman pribadi, keaaan sensitif diakibatkan oleh beberapa hal, diantaranya lagi ada masalah yang sedang menimpa kita yang belum terselesaikan. Selain itu, merasa penuh beban dan bahkan menganggap beban kita lah yang paling besar, menganggap orang lain tidak mau mengerti tentang apa yang sedang kita hadapi. Mungkin inilah salah satu penyebab, ketika dulu orang tua pulang kerja, tetapi melihat rumah berantakan mereka marah-marah karena dalam keadaan capek.

Selain pengalaman itu, dulu saya pernah ngobrol dengan sepasang suami istri, yang juga merupakan teman akrab saya. Kami bercerita buka-bukaan. Kami lama tidak bertemu. Terakhir bertemu, mereka masih tinggal bersama orang tua. Di pertemuan yang saat ini, mereka sudah memiliki tempat tinggal sendiri.

Selama masih tinggal bersama orang tua, si suami sering marah-marah. Istrinya pun buka-bukan dan bilang ke saya di depan suaminya. Ketika itu, apapun yang dikatakan istri selalu dianggap salah. Jangankan pendapat, guyonan pun ditanggapi oleh suaminya dengan kemarahan.

Lalu sang suami pun bercerita, pada saat itu dia merasa, bebannya itu berat banget. Beban berat karena meskipun sudah menikah, belum bisa tinggal di rumah sendiri. Dan masih banyak masalah-masalah lain yang dianggapnya beban. Tetapi pada suatu waktu, dia berfikir, semua itu harus dijalani, tidak perlu menjadi beban. Segala daya dan upaya pun dilakukan, mereka jarang berantem, akhirnya mereka bisa membeli tanah, dan membuat rumah sendiri. Setelah itu, canda dan tawa pun selalu menghiasi bibir kedua pasangan tersebut. Tidak lama kemudian mereka berdua dikarunia seorang anak, yang telah lama di idam-idamkan.

Contoh lain lagi tatkala seorang wanita sedang Haid/menstruasi/datang bulan, saat itu seorang wanita akan rentan untuk marah. Sensitif terjadi di saat rutinitas normal ini menghampiri wanita. Rasa kurang nyaman, membuatnya mudah tersinggung. Ingin dimengerti  akan beban yang dihadapinya ketika menstruasi membuatnya sensitif.

Selain ketika sedang dalam keadaan datang bulan, ketika seorang wanita sedang hamil, dia juga mengalami sensi sekali. Awal kehamilan yang dibarengi dengan muntah-muntah membuat kurang nyaman, belum lagi ketika ingin makan saja susah, sehingga menyebabkan lemes. Beban seperti ini, wajar jika seorang wanita yang sedang hamil cenderung sensitif. Oleh sebab itu, wajarlah jika wanita itu memang ingin dimengerti.

Dari cerita-cerita di atas, ada sensitif yang berdampak buruk bagi suatu hubungan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk dipahami sehingga mampu bersyukur dan menjalani kehidupan dengan nyaman. Lelaki yang gampang sensi, bisa dikatakan lelaki yang belum dewasa dalam berfikir. Lelaki sensi ibarat lelaki yang belum matang dalam menghadapi kehidupan, sehingga gampang tertekan dengan beban hidup yang sedang dihadapi. Pembelajaran dalam proses kehidupan untuk membentuk sebuah mental yang kuat masih sangat dibutuhkan.

Penyebab Sensitif dan Gampang Marah Dalam Suatu Hubungan

Sedangkan ketika seorang wanita sensitif, kita harus memakluminya. Karena bisa dibayangkan, setiap bulan rasa tidak nyaman dalam fase datang bulan harus dihadapi, belum lagi harus mengandung seorang anak. Meskipun begitu, tidak ada salahnya dan mungkin akan lebih baik jika wanita pun berusaha rileks dalam menjalani takdir yang sudah ditetapkan sang pencipta, berupa harus haid dan mengandung. Karena cara yang terbaik untuk menghilangkan rasa sensi adalah dengan bersyukur terhadap keadaan yang tidak dapat diubah dan mesti dijalani. Marilah kita nikmati hidup ini.

Sekian dan terima kasih.

 

Gambar: appeonline.com

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *