Infinity War, Gambaran Lain dari Pengorbanan dan Tujuan Baik Thanos Tetapi Caranya Salah

Dalam film ini banyak karakter dari Jagoan Marvel yang muncul, ada seluruh jagoan Avenger, Guardian of Galaxi, Black Phanter hingga si jago sihir Doctor Srange. Sungguh keren banget lah film ini, karena super hero banyak yang muncul.

Selain keren akibat banyaknya super hero yang muncul, menurut saya kerennya filem tersebut lantaran banyak pelajaran yang tersirat. Okelah, mari kita bedah secara singkat dan garis besarnya saja apa sih pelajaran tersiratnya.

Sejahat-jahatnya orang, masih punya perasaan dan cinta

Ingatkah kita akan kejadian ketika sebuah batu yang dicari Thanos membutuhkan orang yang disayangi untuk dikorbankan supaya batu tersebut dapat muncul dan diambil? Gamora yang merupakan anak angkat Thanos ketika itu menertawakannya lantaran menganggap ayah angkatnya tersebut penjahat keji yang tidak punya hati, jadi sangat mustahil dia memiliki rasa sayang kepada seseorang yang dapat membuatnya bersedih dan merasa kehilangan.

Tetapi hal yang mengejutkan sungguh terjadi, Thanos begitu mencintai Gamora sang anak angkatnya tersebut. Meskipun Gamora mencoba membunuh Thanos, tetapi cinta dan kasih sayangnya tidak pernah luntur.Rasa sakit dan terpukulnya Thanos akibat kematian Gamora terbukti dengan keberhasilannya mendapatkan salah satu batu abadi yang akan memuluskan rencananya dalam menghabisi separuh mahluk hidup dijagad raya dengan sekali jentikan.

Kerakusan manusia dan upaya Thanos menyeimbangkan kehidupan

Manusia yang saya maksud di sini merupakan seluruh mahluk hidup dari planet manapun dalam film Avenger Infinity War. Populasi yang tidak terkontrol, membuat keseimbangan ekosistem terancam, itulah kekhawatiran Thanos yang dapat saya tangkap, dalam film tersebut. Upaya menyeimbangkan dengan membunuh separuh populasi dianggap sebagai solusi untuk hal tersebut.

Kekhawatiran Thanos sebenarnya tidak jauh beda dengan kekhawatiran saya secara pribadi. Manusia saat ini tidak lagi perduli akan alamnya. Pohon-pohon ditebangi, pencemaran dimana-mana, boros energi sehingga ekploitasi energi yang tidak dapat diperbaharui tak terhindari.

Bisa kita bayangkan, jika populasi manusia di dunia ini terus bertambah, lalu hutan-hutan sebagai penghasil oksigen habis ditebang, serapan air sangat minim, dan ekosistem terganggu, sudah pasti  kehancuran dunia ini tidak akan terelakan, kiamat pasti terjadi tanpa menunggu matahari terbit dari Barat.

Kebaikan Avenger VS Thanos

Avenger berupaya menjaga tatanan kehidupan dengan memelihara kehidupan dari kejahatan. Memang tidak ada gambaran mendetail yang dilakukan oleh para super hero dalam menjaga jagad raya, tetapi dilihat dari karakter mereka, tentu akan mengupayakan pencegahan tanpa harus membunuh satu orang manusiapun dalam rangka menjaga keseimbangan . Melalui kekuatan dan teknologi yang dimilikinya, hal tersebut sudah jelas mungkin untuk diwujudkannya.

Jika saya pikir-pikir, sebenarnya upaya menekan populasi berlebihan pun dilakukan saat ini secara tidak langsung yaitu dengan program KB. Nah ini kan salah satu contoh hal yang benar dalam menjaga stabilitas kehidupan, hehe..Dan cara-cara lain seperti mencari sumber energi lain yang dapat diperbarui, reboisasi serta upaya-upaya lainnya di masa kinipun sudah dilakukan oleh orang-orang yang sudah berfikiran waras dan perduli.

Berbeda dengan Avenger, cara Thanos untuk menjaga keseimbangan melalui pembunuhan masal. Hal ini sudah pasti disetujui oleh sebagian besar manusia sebagai cara yang salah. Meskipun tujuan Thanos baik, tetapi caranya salah yang menyebabkan pertempuran sengit antara sesama pejuang kebenaran menurut sudut pandangnya masing-masingpun terjadi.

Dari contoh kasus dalam infinity war kita dapat belajar banyak hal mengenai sebuah persepsi yang hendak digunakan sebagai patokan tindak kebenaran. Sebuah kebenaran hendaknya bersifat universal, tidak ada yang dirugikan, itulah hendaknya yang dijadikan patokan sebuah kebenaran, karena jika tidak, maka pertempuran di muka bumi ini akan terus terjadi secara nyata, bukan hanya di film infinity war saja.

Demikian dan terima kasih

Oleh : Anton Cakman